Begini Semaraknya Acara Buka Puasa Bersama di Istambul Turki…

Ramadhan 1439 Hijriah telah tiba, Muslim seluruh dunia menyambut dengan penuh suka cita, khususnya saat pelaksanaan buka puasa.

Berikut ini suasana semarak buka puasa bersama di Sultan Ahmet Square, Istanbul, pada hari pertama puasa Ramadhan.

Muslim Turki mulai melaksanakan puasa Ramadhan tahun ini pada hari Rabu 16 Mei 2018.

Foto: Aljazeera Turkey

Cewek Ini Dicari Warga Batam Karena Dianggap Lecehkan Agama Islam

Nama Ria Siregar mendadak viral di media sosial dan paling dicari umat muslim di Batam saat ini. Pasalnya, postingan Ria Siregar di Facebook dianggap telah melecehkan umat Islam.

Dalam postingannya itu Ria Siregar mengatakan, meski dia beribadah hanya hari Minggu dan itupun 2 jam, tapi tidak sama kelakuan dengan orang agama lain (kalian) yang beribadah tiap detik dan menit, ia pun menyebut nama salah satu binatang.

Dia juga mengatakan, bosan mendengar pengeras suara di masjid, dan juga menyebut percuma beribadah 5 waktu dan berpuasa selama sebulan tapi hasilnya nol.

Tidak jelas apa maksud dari postingannya itu, dan meski tanpa ada menyebut nama agama manapun, tapi netizen merasa apa yang disebut oleh Ria Siregar itu jelas ditujukan untuk umat muslim.

Pantauan benankmerah.co diakun Ria Siregar, tampaknya postingan itu telah dihapusnya, tapi screnshoot postingan Ria Siregar yang dianggap melecehkan umat Islam itu bersileweran di Facebook.

Berikut beberapa akun Facebook yang memposting srcrenshoot Ria Siregar dan ini telah dibagikan ribuan netizen di Facebook.

Jaga mulutmu Ria Siregar

“Jaga muncung sndri aja neng,, bntr lagi kena ciduk kau.. Jg bilang fb d hack,, ujung” nya nangis Ria Siregar, Sebarkan,” ujar Chae Has You

Ria Siregar dikasih dua pilihan

“Kita sbg bangsa sedang berduka.
Jangan memperkeruh suasana
#damai_itu_indah Saya kasih 2 pilihan @ria siregar, meminta maaf atau kami polisikan,” tulis Helmi Helmi Syukri

Sumber: benankmerah.co

Gempar! Wali Kota Risma Tiba-Tiba Sujud Minta Maaf di Hadapan Para Takmir Masjid se-Surabaya

Warga Kota Surabaya masih merasakan duka mendalam atas teror bom yang terjadi di sejumlah titik di daerahnya. Kejadian ini memukul sejumlah pihak termasuk sang Wali Kota.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba bangkit dari podium Pertemuan Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya, Rabu (16/5/2018) siang.

Sekonyong-konyong, Risma langsung sujud di hadapan para anggota takmir masjid se-Surabaya tersebut.

Awalnya, Risma mempercepat langkahnya dan behenti di salah satu anggota takmir masjid. Dia sesaat sujud di hadapan anggota takmir tersebut.

Ratusan anggota takmir masjid yang hadir dalam pertemuan itu terheran-heran atas sikap Wali Kota Risma.

“Ada apa, ada apa. Kok sampai sujud Bu Wali begitu,” reaksi para takmir yang hadir seperti dilansir surya.co.id, rabu(16/5/2018).

Ternyata kejadi berwal saat salah seorang takmir masjid Masjid Masyitoh Mulyorejo bernama Muhammad Tohir bertanya ke Risma.

“Kenapa undangan ini berbunyi pembinaan takmir. Salah kami sebagai takmir apa,” tanya Tohir.

Tohir mengusulkan agar undangan itu lebih baik berbunyi silaturahmi.Bukan pembinaan yang bermakna bahwa para takmir dianggap keliru.

Mendengar perkataan Tohir, Risma yang mengenakan kebaya coklat dan berjilbab senada berjalan menghampiri lokasi anggota takmir tersebut.

Dia langsung bersujud di hadapan takmir tersebut. Suasana menjadi terharu dan semua hadirin terdiam.

“Saya mohon maaf. Undangannya mendadak,” kata Risma.

Mendengar permintaan maaf ini, semua hadirin terdiam.

Risma kembali menyampaikan bahwa pihaknya perlu mengumpulkan para takmir untuk kebaikan bersama. Mengingat Surabaya dua hari diteror bom.

Sementara itu, melihat reaksi Risma yang sujud minta maaf di hadapannya, Tohir hanya bisa menatap kaget.

Risma sebenarnya tidak persis di kaki Tohir. Tapi di lorong deretan kursi para takmir.

“Bukan maksud saya menyalahkan. Tapi tadi memang saya mereaksi karena undangan berbunyi pembinaan takmir. Kan berarti ada yang salah sehingga kami perlu dibina,” ucap Tohir.

Dalam pertemuan dengan Wali Kota itu, ratusan takmir diminta kerja samanya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tentram, terutama pascaserangan bom bunuh diri di 3 gereja dan Mapolrestabes Surabaya.

Sumber : islamedia

Gubernur Anies Resmi Umumkan Pemprov DKI Jakarta Lepas Saham di Pabrik Bir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan pelepasan saham di PT Delta Djakarta selaku produsen minuman keras. Anies mengaku telah menandatangani keputusan pelepasan saham sebesar 26,25 persen yang dimiliki pemprov sejak tahun 1970.

“Pemprov memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir. Jadi, 26,25 pasti dilepas, bukan akan. Ini komitmen kita,” katanya di Balai Kota, Rabu (16/5).

Kendati demikian, pelepasan saham pemprov tetap membutuhkan persetujuan dari DPRD DKI. Anies mengaku akan segera melayangkan surat ke dewan untuk lekas dibahas terkait pelepasan saham ini. Ia optimistis dewan akan menyetujuinya.

“Ini prosesnya perlu persetujuan DPRD. Kita akan kirim surat ke sana, insya Allah (DPRD) setuju,” ujarnya.

Anies mengatakan, 26,25 persen saham yang dimiliki pemprov memberi dividen rata-rata Rp 38 miliar per tahun selama ini. Jika saham tersebut dilepas dengan perhitungan yang dilakukan pemprov, Anies mengklaim jumlah yang didapat diperkirakan akan mencapai Rp 1 triliun.

“Kalau kita mau mendapatkan Rp 1 trilun dengan mempertahankan saham di Delta, mungkin kita butuh 30 tahun lebih baru dapat Rp 1 triliun. Karena itu, kita lepas,” ujarnya.

Dalam masa kampanye Pilkada DKI 2017, Anies-Sandi memang menjanjikan akan melepas saham di perusahaan produsen minuman beralkohol tersebut. Dalam janjinya, Anies menyebut akan menjual saham pemprov di perusahaan bir itu jika terpilih. Uang hasil penjualannya akan digunakan membangun fasilitas publik dan untuk kebutuhan dasar warga.

Sumber : islamedia

Kisah Pilu Bocah 7 Tahun Dijemput dari Rumah Nenek untuk Meledakkan Diri, Kini Ia Yatim Piatu

Perih dan sakit kini harus dirasakan Ais, bocah perempuan 7 tahun yang selamat dalam tragedi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Senin 14 Mei 2018.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini harus kehilangan kedua orangtuanya serta dua kakaknya.

Orangtua Ais, Tri Ernawati (43) dan Tri Murtiono merupakan pelaku aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

Begitu juga dengan kedua kakaknya, Muhammad Daffa Amin Murdana (18), Muhammad Dary Satria Murdana (14) yang tewas dalam aksi tersebut.

Ais dibonceng oleh orangtuanya menggunakan sepeda motor.

Kini, Ais harus menderita akibat luka karena ledakan bom dan harus hidup sebatang kara.

Berikut 5 fakta soal Ais yang selamat dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

1. Terpental 3 Meter

Detik-detik video bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya teleh beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman, Ais dibonceng oleh orangtuanya menggunakan sepeda motor.

Bom pun meledak tepat di pintu penjagaan Mapolrestabes Surabaya.

Dikutip dari Surya, polisi menyebut ada campur tangan Tuhan atas selamatnya Ais.

“Ini mungkin rencana Tuhan. Seorang anak di tengah bom meledak diambil oleh AKBP Ronny (Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya). Dilarikan dari peristiwa bom itu untuk diselamatkan. Ini rencana Tuhan, dan kita berikan perawatan intensif,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Satu bocah berusia 7 tahun yang merupakan anak tersangka selamat meski sempat mendapat luka ledakan dan terlempar setinggi 3 meter sebelum kembali terjatuh.

2. Berdiri Lalu Ditolong Polisi

Tak berselang lama usai ledakan, rupanya Ais bisa bangkit.

Ia berdiri kemudian berjalan dengan sempoyongan.

Anak kecil itu diselamatkan oleh AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

AKBP Roni Faisal Saiful Faton merupakan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Saat itu, Roni mengaku melihat anak perempuan menangis dan menyangkut di motor bersama ibunya.

“Saya teriak, berdiri nak. Saya takut mobil yang terbakar meledak,” jelas Roni.

Begitu anak berdiri, kata Roni, dirinya kemudian berlari dan menyambar anak perempuan berumur 7 tahunan itu.

“Saya langsung angkat anak itu,” aku AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

Saya bopong, yang penting anak itu segera dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.

3. Tulisan di celana dalam

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam tayangan Kompas TV menyebut identitas anak kecil tersebut.

Identitasnya, kata Barung, terungkap dari tulisan di celana dalam.

Menurut Barung, nama yang tertulis di celana dalam anak kecil tersebut ialah AIS.

Belum dapat dijelaskan apakah itu nama asli atau sekadar inisial.

4. Dijemput di rumah nenek

Sebelum aksi bom bunuh diri, ibu Ais, Tri Ernawati menyemputnya di rumah neneknya yang berada di Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kebetulan Ais memang sering tinggal di rumah neneknya.

Ahmad, pihak keamanan RT di Krukah Selatan, mengaku kenal dengan pelaku wanita yang kerap datang ke rumah ibunya.

“Yang perempuan kami kenal baik, yang laki-laki hampir enggak pernah ketemu. Ibunya tadi pagi ke sini sama anaknya yang besar, bawa tas ransel, ke sini mungkin jemput anak perempuannya yang kecil. Anaknya yang kecil kan tidur di tempat saudaranya,” kata Ahmad, Senin sore.

“Kaget. Orangnya baik yang perempuan. Yang laki baik juga tapi kurang gabung (dengan masyarakat),” tuturnya.

5. Dirawat Intensif

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan anak perempuan itu dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Tadi saya sudah melihat instensif perawatannya, karena terus terang anak itu terlempar sekitar 3 meter ke atas kemudian jatuh lagi,” kata Barung di Mapolda Jawa Timur, Surabaya.

Anak perempuan berinisial AIS itu disebut membutuhkan perawatan intensif yang cukup agar dapat mengembalikan kondisinya seperti semula.

Barung meminta agar semua pihak mendoakan AIS yang merupakan anak dari terduga pelaku teror satu keluarga yang tewas di Mapolrestabes Surabaya supaya segera kembali sehat. (Yudhi Maulana Aditama)

Uus Sindir Artis Berhijab dan Tuding Ustaz Radikal, Cuitannya Bikin Netizen Gaduh dan Tuai Kecaman

Rizky Firdaus Wijaksana atau lebih dikenal dengan nama panggung Uus kembali menuai kontroversi melalui

cuitan twitter @uusbiasaaja (13/5/2018).

Kali ini ia menyindir seorang artis yang disebutnya telah berhijrah.

Selain itu, Uus juga mengungkap ustaz yang dinilai radikal.

Dalam cuitannya kali ini, Uus seakan menyindir artis berhijrah yang tutup mata dan telinga.

Terkait aksi terorisme yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Para artis yang tidak ikut bersuara, dinilainya karena takut dibully.

Sontak cuitan tersebut mengundang komentar dari Netizen.

Pasalnya, bukan hanya sekali Uus menyinggung perihal sara di media sosial.

Uus sempat menuai kontroversi atas cuitannya di akun media sosial Twitter.

Karena menghina sejumlah artis K-Pop hingga menjadi sorotan media Korea Selatan.

Selain itu, Uus juga menuai hujatan gara-gara dianggap mengkritik perempuan berhijab yang terlalu fanatik akan K-Pop.

Bahkan dia sempat menyindir seorang habib lewat unggahannya.
Kasusnya pada saat itu cukup memberi dampak bagi karir Uus.

Tapi nyatanya kini komedian berkepala plontos itu tak juga kapok.

Berikut cuitan terbarunya yang memancing kontroversi:

“Artis-artis yang udah hijrah ini. Aman. Tetep laku. Endorsan banyak. Sering posting ustad favorit. Ternyata ustadnya menanam

bibit radikal. Terus diem aja. Tida menyuarakan apapun. Takut dibully. Pengennya dipuji terus,” tulis @uusbiasaaja.

Twitter
Uus sindir artis berhijab dan ustaz
Hingga kini ada ratusan komentar yang membanjiri cuitan Uus tersebut.

“Eh gila si uus ga ada ngeri ngerinya ya .. Lo tuh selalu bikin sensasi mulu .. Emg lo udh bisa ngasih apa buat umat islam ? Org

kalo ga ada ilmjnya ya begini , sering ngomong ga jelas, nglantur terus sensasi mulu,sepi job lu ??” tulis @sucidhmynti‏.

“Emang siapa bang?? Ada buktinya gak… Setau gua ustad itu gak ada yg radikal, yang radikal itu bukan ustad.. Radikal bukan

bagian dari islam. Islam itu kan rahmatan lil alamin.. Jadi jangan disamain terorist adalah islam.. Kalo twit twit lu kaya gini lu sama

aja ngadu domba umat,” tulis @ariemarsbrand.

“Justru tindakan mu ini berpotensi meneror sesama us. Coba sebut ustad mana yg nyebar bibit radikal? Berani? Laporkan us.

Jangan jadi banci yg cuma lempar batu sembunyi tangan,” tulis @Manuruung.

Gabungan Ormas dan FKUB Babel Gelar Aksi Kecam Terorisme

Aksi damai mengecam teror bom di Surabaya dilakukan sejumlah ormas dan FKUB di di Alun Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rabu (16/5/2018).

aksi kecam teror yang dilakukan sejumlah ormas dan FKUB di Taman Merdeka Pangkalpinang Rabu (16/5/2018). (Bangkapos/Deddy Marjaya)

Ormas yang terlibat aksi antara lain PPM, FKPPI, KBPP Polri , Permahi, Pemuda Katolik dan lainnya sementara dari FKUB yang hadir dari tokoh Islam, katolik, protestan, Hindu dan Budha.

Aksi ini sendiri digagas gabungan Ormas Pemuda Panca Marga, Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri dan FKPPI Babel dan disambut antusias ormas dan OKP lainnya.

“Kita kecam aksi teror yang dilakukan disejumlah daerah di Indonesia kami bersama polri dan TNI siap menjaga NKRI,” kata Rikky Permana koordinator aksi.(*)

Teroris Naik Avanza Tabrak Pagar Mapolda Riau Lalu Turun Bacok Polisi, Begini Kronologinya

Markas Polda Riau (Mapolda) Riau tiba-tiba diserang sejumlah terduga teroris yang mengendarai sebuah mobil Avanza warna putih, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00.

Mobil itu, menurut Doddy Vladimir, wartawan Tribunpekanbaru.com yang berada di lokasi kejadian, langsung menabrak pagar Mapolda Riau.

“Kejadiannya berlangsung cepat. Tiba-tiba turun orang mengenakan topeng langsung membacok anggota polisi yang ada di dekat lokasi kejadian,” ungkap Doddy.

Akhirnya, polisi langsung melumpuhkan para pelaku dengan timah panas.

“Ada dua orang pelaku yang ditembak,” ungkap Doddy.

Akibat kejadian itu, seorang kontributor televisi nasional mengalami luka-luka, karena saat itu ia berada di dekat pagar dan sedang mengambil visual Mapolda Riau.

Pagi itu jadwalnya ada pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Mapolda Riau.

Akibat adanya serangan terduga teroris ini, wartawan pun jadi kocar-kacir.

“Diduga di mobil yang masih terparkir di halaman Mapolda Riau itu ada bom. Tim Gegana sudah turun,” tambah Doddy.

Informasi terbaru yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, saat ini mobil avanza yang digunakan terduga teroris masih terparkir di samping Mapolda Riau, tepatnya di simpang 4 lampu merah Jalan Gajah Mada-Jalan Sudirman, pekanbaru.

Tak ada yang berani mendekati mobil yang diduga membawa bom.

Saat ini, Tim Gegana Brimob Polda Riau sedang meluncur ke lokasi kejadian.

Teror Bom Bunuh Diri, Jenderal Polisi Ini Sebut Jangan Salahkan Wanita Bercadar dan Pria Berjenggot

Brigjen Krishna Murti memberikan pernyataan mengejutkan di media sosial.

Jenderal bintang satu ini menyebutkan, teror bom tidak terkait ajaran agama tertentu.

Apalagi disangkutpautkan dengan cara berpakaian seseorang.

Dia mengatakan publik jangan menyalahkan wanita bercadar.

Atau pria berjanggut dengan celana di atas mata kaki.

————–

Rentetan bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dalam tempo berdekatan mengundang keprihatinan publik.

Apalagi pelaku teror membawa anak-anak untuk melancarkan aksi keji mereka.

Tindakan tersebut mematik kemarahan publik karena melibatkan anak-anak yang tidak berdosa.

Kejadian mengejutkan terjadi di tiga gereja Surabaya dalam waktu berdekatan, Minggu (13/5/2018) pagi.
Dita Supriyanto dan Puji Astuti pasangan suami istri ini membawa serta anak-anaknya.

Yusuf Fadil (18), Firman Halim (16), Fadhila Sari (12) dan Pamela Rizkita (9) ikut tewas bersama orangtuanya.

Tiga gereja yang menjadi sasaran aksi terorisme ini adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno.

Lalu, keesokan harinya, Senin (14/5/2018), bom meledak di pintu masuk Polrestabes Surabaya.

Pelakunya Tri Murtiono dan Tri Ernawati, pasangan suami istri juga membawa anaknya.

Anaknya, Daffa Amin Murdana (18), M Dary (14) dan Aisyah (8) juga diajak serta.

Beruntung, nyawa Aisyah selamat dalam aksi bom bunuh diri tersebut.

Orangtua dan kedua kakaknya, tewas di tempat.

Di tempat lainnya, bom meledak di Rusunawa Wonocolo yang dihuni Anton dan keluarga di Sidoarjo.

Anton tewas ditembak aparat keamanan.

Sedangkan istri dan satu orang anaknya juga turut tewas karena bom bunuh diri yang terlebih dulu meledak di rusunawa tersebut.

Peristiwa itu menjadi ramai dan viral.

Banyak yang mengaitkan dengan agama tertentu.

Pelaku ikut ajaran yang sesat sehingga mengambil jalan salah untuk mencapai tujuan hidup.

Para pelaku kebetulan beragama Islam.

Menyikapi persoalan itu, Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti memberikan pernyataan.

Pasalnya, ada yang mengaitkan kejadian tersebut dengan tingkah laku dan cara berpakaian seseorang.

Diunggah akun @lambe_jaim, Krishna Murti memberikan penjelasan.

Saya mau kasih tau semua warga masyarakat:

1. Wanita menutup aurat dg jilbab ataupun bercadar itu adalah pilihan berdasarkan keyakian masing2.. Jadi jangan kalian cap mereka dg label tidak baik. Menutup aurat adalah kewajiban yang diajarkan nabi..

2. Laki2 yang berjenggot adalah Sunnah Rasul. Jangan kalian label mereka dengan hal2 tidak baik.. Semua kembali kepada keyakinan masing2..

3. Laki2 bercelana diatas mata kaki, bukanlah identik dengan kaum radikal. Dalam Islam kita diajarkan untuk tidak menggunakan celana yang menyapu lantai. Dalam Shalat kita diajarkan untuk menaikan celana diatas mata kaki agar diterima Shalat kita..

4. Jangan label orang karena penampilan. Dan jangan juga menyembunyikan kejahatan dengan penampilan..

5. Banyak pelaku kejahatan bersembunyi dibalik pakaian bagus, dibalik batik, dibalik jas, dibalik seragam, dibalik perilaku manis..

6. Kita perang terhadap kejahatan, bukan perang terhadap manusia.. .

Semoga ini mencerahkan dan menghindarkan kita dari syak wasangka satu sama lain..
.
#kmupdates dalam #22menit renungan Maghrib..

Banyak netizen setuju atas pernyataan Krishna Murti tersebut.

nurulrizkyfauziah Nice….salut pak….katanya teroris penjahat…..klau udh brani mengmbl nyawa orng yaa apaalagi cuma sekedar berbohong…jdi intina ni teroris yaa penjahat ya pembohong….pembohong yg ingin mencoreng nama islam…jdi kalau kita percaya mereka penjahat yaa jgn mau dibohongi jg laaah

mada.pratama Ini baru statement orang cerdas

gigihretno Pencerahannya bagus tegas n lugas,,setuju pak @krishnamurti_91

ptrmdhnaa_ Setuju!! Tapi sayangnya hal hal tsb banyak yang disalah gunakan, sehingga terjadi salah paham.

ullulaeny Setujuu… apakabar koruptor2 yang pakaiannya rapihh dan berdasi itu

Gempa Bumi 6,1 Skala Richter Guncang Tolikara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan kekuatan 6,1 skala Richter mengguncang Kabupaten Tolikara di Papua, Rabu pagi ini, (16/5/2018).

Laporan yang dihimpun menyebutkan, gempa terjadi pukul 09:12:16 WIB dengan posisi episentrum gempa di garis lintang 3.70 LS, garis bujur 138.67 BT dan di kedalaman 111 km.

Posisi gempa ini 32 km di tenggara Tolikara, atau 36 km di barat laut Jayawijaya, 49 km timur laut Lany Jaya, 254 km barat daya Jayapura.

Di Kabupaten Tolikara, gempa dirasakan kuat selama 2 – 5 detik. Masyarakat panik dan sempat keluar rumah.

Sejauh ini belum ada laporan korban dan kerugian dan kini dalam pendataan petugas. Gempa juga tidak berpotensi tsunami.

Di Kabupaten Jayawijaya, gempa dirasakan kuat selama 3 – 7 detik, masyarakat panik dan sempat keluar rumah.

Sejauh ini belum ada laporan korban dan kerugian dan gempa di wilayah ini juga tidak berpotensi tsunami

Warga yang membutuhkan informasi terbaru tentang gempa ini bisa menghubungi BPBD Kabupaten Tolikara, Ferry Kogoya (Kalak) di nomor 081248113929, atau BPBD Kabupaten Jayawijaya, ke Amsal Wamu (Kalak) di nomor 085197434777.