Diceraikan dan Diusir Suami dari Rumah, Perempuan Ini Menangis Lihat Perlakuan Mertuanya

Pernikahan adalah ikatan suci antara pria dan wanita yang terjadi karena cinta. Semakin lama, harusnya jalinan asmara semakin erat terjalin.

Tapi banyak pasangan yang memilih berpisah karena merasa tak cocok lagi. Perbedaaan pendapat dan cara berpikir menjadi alasan kuat jika suami istri ingin cerai, apalagi jika ada orang ketiga.

Seperti kisah berikut ini, ketika seorang wanita diusir oleh suaminya. Dilansir dari Erabaru, wanita ini telah menikah sembilan tahun dengan suaminya.

Berikut kisah selengkapnya yang bikin sedih dan mikir tentang mertua. Sudah sembilan tahun aku menikah dengan mantan suami, kami memiliki anak perempuan berusia tujuh tahun.

Karena selalu bertengkar, sehingga menyebabkan hubunganku dengan suami jadi tidak harmonis, hingga akhirnya sepakat bercerai.

Setelah perceraian, anak menjadi hak asuhku rumah milik sumi (rumah dibeli mendiang ayah mertua semasa hidup atas nama mantan suami).

Saat perceraian, kami membuat kesepakatan, bahwa aku dan putriku. Untuk sementara tetap tinggal di rumah sebelum mendapatkan tempat tinggal baru.

Sementara dia tinggal di luar dan dia setuju dengan kesepakatan itu. Sebelum bercerai, aku hanya tinggal di rumah merawat anakku.

Sekarang aku terpaksa harus mencari pekerjaan untuk keperluan akau dan anakku sehari-hari. Dan aku pun mendapat pekerjaan sebagai sales.

Namun, aku tak menyangka, kurang dari dua bulan, mantan suami pulang ke rumah dan mengatakan bahwa dia akan menikah, menyuruh kami pindah dalam tempo seminggu.

Aku benar-benar tidak menyangka secepat itu dia mau menikah, dan tidak menduga setega itu dia mengusir kami!

Bukannya tidak mau pindah, aku bilang kepadanya untuk membantu mencarikan dulu. Sebuah rumah kontrakan yang sederhana sekalian bayarin dulu uang sewanya.

Nanti akan aku ganti setelah gajian, tapi dia menolaknya, malah langsung mengusirku dan anaku.

Aku pun tidak ada tempat bernaung dan tidak tahu harus kemana, terpaksa aku ke rumah tua ibu mertua.

Dan untungnya ibu mertua menerima kedatangan kami, dan menyuruh kami untuk sementara tinggal dulu di rumahnya.

dan mengatakan bahwa putranya yang salah, meminta saya untuk tidak menanggapinya.

Namun, belum dua minggu tinggal di rumah mertua, mantan suami tiba-tiba datang. dan ia langsung berkata dengan nada kasar begitu melihat aku berada di rumah ibunya.

Dia meminta uang sama ibunya, katanya mau ganti mobil saat menikah nanti. tapi ibunya tidak memberinya dengan alasan tidak punya uang.

Mendengar itu, ia pun bilang mau menjual rumah tua ibunya, kemudian menyuruh ibunya pindah untuk tinggal bersamanya. Namun, ibunya tidak setuju, dan dia mulai marah-marah di rumah ibunya.

Dia mengatakan bahwa pacarnya sekarang sedang hamil, dan akan segera melahirkan. Bayi yang dikandungya berkelamin laki-laki.

Jika ibu mertua tidak ingin keluarganya tidak punya keturunan, maka dia akan menyuruh pacarnya.

Untuk menggugurkan anak itu, mendengar ancaman anaknya, ibu mertua pun terpaksa menyetujuinya.

Saat itu, hatiku pun seketika mendingin, ternyata mantan suami telah lama selingkuh dan tak disangka ibu mertua juga setuju menjual rumahnya demi cucu laki-lakinya.

Sambil menahan air mata, aku pun pergi. Dan tak disangka, ibu mertua menyusulku sambil membawa sekantong makanan dan dimasukkan ke ransel putriku sambil berkata, menyuruhku mencari kontrakan.

Aku langsung berpaling dan pergi setelah mendengar kata-katanya. Kemudian aku menginap sementara di sebuah motel, saat sedang merapikan barang-barang putriku.

Aku membuka barang dari ibu mertua, selain sejumlah makanan. Aku melihat sebuah buku tabungan, dan ketika aku buka, ada 260.000 yuan atau sekitar 500 juta rupiah berikut kartu ATM beserta no PIN nya yang tertulis di atasnya.

Saat itu, saya pun mengerti, ibu mertua sengaja menyerahkan buku tabungan dan ATM ini kepadaku dan sekilas aku merasa telah salah paham kepadanya.

Dan saya merasakan seberkas kehangatan dalam perkawinan yang gagal ini, dan tak disangka kehangatan ini dari ibu mertuau.

Entah aku harus merasa sedih atau terharu, dan tanpa disadari, air mataku pun mengalir.

Obat Kuat Berjima’ Ala Ulama: Resep Ampuh Agar Istri Tidak Selingkuh

ﻗﺎﻝ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ : ﻣﻦ ﺃﺭﺍﺩ ﺃﻥ ﻳﺠﺎﻣﻊ ﺯﻭﺟﺘﻪ ﻭﻻ ﻳﻨﺰﻝ ﺳﺮﻳﻌﺎ ﻓﻠﻴﺘﻮﺿﺄ ﻭﻳﺤﺴﻦ ﻭﺿﻮﺀﻩ ﺛﻢ ﻳﺼﻞّ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻭﻳﻘﺮﺃ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﻛﻌﺔ ﺍﻷﻭﻟﻰ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻔﺎﺗﺤﺔ ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻔﻠﻖ ﻭﻓﻲ ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻭﺑﻌﺪ ﺍﻟﺘﺴﻠﻴﻢ ﻓﻠﻴﺠﻠﺲ ﻣﺮﺑﻌﺎ ﻭﻳﻐﻤﺾ ﻋﻴﻨﻴﻪ ﻭﻟﻴﺘﻨﻔﺲ ﻋﻤﻴﻘﺎ ﻓﻠﻴﻘﻞ : ﻳﺎ ﺣﻲ ﻳﺎ ﻗﻴﻮﻡ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻣﺮﺓ ﺑﻼ ﻧﻔﺲ، ﻭﻟﻴﺨﺮﺝ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺒﻂﺀ، ﺛﻢ ﻟﻴﻘﻞ : ﻳﺎ ﻗﻮﻱ ﻳﺎ ﻣﺘﻴﻦ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻣﺮﺓ ﺑﻼ ﻧﻔﺲ ، ﻭﻳﻔﻌﻞ ﺫﻟﻚ ﻛﻤﺎ ﺳﺒﻖ، ﺛﻢ ﻟﻴﻘﻞ : ﻳﺎ ﺫﺍ ﺍﻟﺠﻼﻝ ﻭﺍﻹﻛﺮﺍﻡ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻣﺮﺓ ﺑﻼ ﻧﻔﺲ . ﺛﻢ ﻟﻴﺪﻉ : ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠّﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ، ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ، ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻳﺎ ﺣﻲ ﻳﺎ ﻗﻴﻮﻡ ﺃﻗﻢ ﺫﻛﺮﻱ ، ﻳﺎ ﻗﻮﻱ ﻳﺎ ﻣﺘﻴﻦ ﻗﻮّ ﺟﺴﺪﻱ ، ﻳﺎ ﺫﺍ ﺍﻟﺠﻼﻝ ﻭﺍﻹﻛﺮﺍﻡ ﺃﻛﺮﻡ ﻣﻨﻴﻲ ﻭﻣﻨﺰﻟﻲ
Sebagian Ulama berkata: “Barang siapa yang hendak berjimak dan tidak mudah inzal (ejakulasi dini) Maka hendaklah melakuakan ini:

  • Wudlu dengan sebaik-baik wudhu’
  • Shalat Hajat 2 Rakaat (Rakaat pertama surat al-Falaq dan rakaat kedua surat an-Naas)
  • Selesai salam, duduk bersila dan pejamkan mata serta tarik nafas panjang lalu baca dalam hati kalimat ini: “Yaa hayyu ya qoyyumu” 27 kali tanpa nafas. Keluarkan nafas pelan-pelan
  • Tarik nafas panjang kedua kalinya sambil baca lagi: “Yaa Qowiyyu Ya Matin” 27 kali tanpa nafas. Keluarkan nafas pelan-pelan
  • Ulangi, tarik nafas ketiga lebih dalam lagi sambil membaca: Yaa dzal jalali wal ikrom 27 kali
  • Keluarkan nafas pelan-pelan
    Akhiri dengan membaca doa:

Bismillahirrohmanirrohim
Wal Hamdu Lillahi Robbil ‘Alamin
was Sholatu was Salamu ‘alaa Sayyidina Muhammadin wa ‘Alaa Aalihi wa Shohbihi Ajma’in.
Allahumma ya Hayyu ya Qoyyum Aqim Dzakari.
Ya Qowiyyu ya Matin, Qowwi jasadi.
Ya dzal jajali wal ikromi Akrim Maniyyi wa Manzili

Suami Lebih Suka Menonton P0rn0 Daripada Berhubungan Intim, Bolehkah Istri Marah?

Ada seorang sahabat yang bertanya melalui email, jika Suami Lebih Suka Menonton P0rn0 daripada Berhubungan Intim, Bolehkah Istri Marah? Berikut jawaban dan pembahasan singkatnya, semoga bermanfaat.

Salah satu bahaya kebiasaan menonton konten p0rn0 yang tak bisa dihindari adalah p0rnografi membuat seseorang terpicu untuk lebih suka melayani diri sendiri dibanding orang lain. Masturbasi/0nani adalah contohnya.

Ini adalah tindakan pemenuhan nafsu pribadi yang bisa membuat seseorang sulit menerima dan memberi cinta yang sebenarnya pada orang lain.

P0rn0grafi biasanya membuat orang kecanduan masturbasi/0nani, tentu saja berdampak pada menurunnya keinginan untuk berhubungan intim dengan pasangan hidup.

Bagaimana sebaiknya sikap sebagai pasangan? Perasaan marah dan tersakiti sudah pasti ada dan wajar saja dimiliki oleh istri.

Namun alih-alih marah, alangkah lebih baik jika menganggap pasangan sedang terkena penyakit, sehingga layaknya pasien kita harus bersabar mengobati penyakit yang sedang diderita.

Kemarahan kita belum tentu bisa memberi jalan keluar, khawatir justru mengarahkan pada perpecahan dan keretakan rumah tangga.

Oleh sebab itu, jangan dahulukan kemarahan dalam menghadapi permasalahan ini.

Berkomunikasi baik-baik dengan suami mengenai buruknya efek menonton video p0rn0, jika ia tidak bisa menerima nasehat.

Maka langsung lakukan amputasi penyebab sakitnya tersebut, yakni buang segala video p0rn0 dan materi p0rnografi yang disimpan suami di hape, komputer, laptop, atau flashdisknya, lakukan dengan diam-diam jika memang tahu bahwa suami akan menentang.

Jika ‘amputasi’ ini tidak dilakukan, khawatir kecanduan p0rn0grafinya semakin parah dan mengarah pada hal yang lebih berbahaya seperti perselingkuhan, atau bahkan kelainan seks menyimpang.

Cara selanjutnya setelah amputasi, layanilah suami sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan seksualnya sebagai pengganti kebiasaan buruknya menonton p0rn0grafi.

Jika ia bisa menyadari bahwa berhubungan halal dengan istri lebih nikmat dibandingkan berkhayal semu lewat visualisasi p0rn0grafi, maka in syaa Allah lambat laun ia akan mau menghentikan kebiasaan buruknya.

Jangan lupa berdoa semoga Allah menyembuhkan penyakit yang sedang diderita oleh suami kita.

Bagaimanapun, kecanduan p0rn0grafi akan menyebabkan hati lalai, sulit fokus, berat melaksanakan ibadah.

9 Kewajiban Suami Pada Saat Istri Mengandung

Selama masa mengandung, istri mempunyai beban yang lebih berat daripada biasanya, dari menjaga pola makan, pola istirahat dan tidak melakukan hal-hal yang berat.

Karena dia memikirkan anak yang berada di dalam perutnya dan harus ekstra hati-hati dalam melakukan segala sesuatu agar tidak terjadi apa-apa.

Anda sebagai suami harus mengerti dan memahaminya, pekerjaan berat yang setiap harinya dikerjakan oleh istri kini harus dengan ikhlas dan lapang dada dilakukan oleh suami.

Tentu saja semua ini untuk menjaga kondisi kesehatan istri dan melindungi janin yang dikandung agar dapat nyaman dan rileks untuk menjalaninya.

Oleh karena itu, suami yang hebat adalah suami yang memahami kondisi dan mau berbagi beban istri. Berikut kewajiban suami pada saat istri mengandung.

1. Berikan Rasa Tenteram Pada Masa Kehamilan

Faktor utama yang harus dilakukan di masa istri Anda hamil adalah perasaan tenteram. Hindarkan istri Anda memikirkan suatu masalah yang rumit dan berat.

Jauhkan pula dari kegalauan karena perasaan yang demikian akan menjadikan lemahnya janin yang dikandung dan risiko yang fatal adalah keguguran.

Berikan rasa tenteram yang hangat dan tulus, agar istri Anda dapat tenang dan rileks menjalani masa kehamilannya.

2. Hindari Pekerjaan yang Berat

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah pekerjaan yang berat saat masa kehamilan. Jangan sampai istri Anda melakukan pekerjaan yang berat jika istri anda seorang wirausaha atau bekerja di sebuah instansi perusahaan.

Sebaiknya yang harus Anda lakukan adalah mengantar jemput dan jangan biarkan istri Anda naik angkot atau naik motor sendirian dalam melakukan rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Pada saat di rumah jangan bebani pekerjaan yang berat dan membosankan, segera Anda mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan istri seperti mencuci piring, menyapu, mengepel, dan lain sebagainya.

3. Berikan Asupan Makan yang Sehat

Makanan yang sehat adalah asupan gizi yang penting bagi janin yang dikandung. Pada masa kehamilan, anjurkan mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan ikan laut yang banyak mengandung protein dan zat besi.

Hindari makanan yang berlemak karena akan berdampak buruk pada istri dan juga janin yang dikandungnya.

4. Menuruti Keinginan Istri/Mengidam

Banyak hal yang terkadang aneh pada masa istri Anda hamil seperti meminta sesuatu hal yang sulit didapatkan.

Namun demikian Anda harus berusaha untuk mewujudkannya karena itu adalah pembawaan dari janin yang dikandung.

Jangan sekali-kali meremehkan permintaan istri yang demikian karena akan berdampak buruk pada istri dan janin yang dikandung.

5. Anjurkan Istirahat yang Cukup

Pada masa istri mengandung istirahat yang cukup adalah faktor penting untuk kelangsungan janin yang dikandungnya.

Sebagai suami, Anda harus memberikan ruang yang cukup agar istri Anda dapat menikmati istirahat dengan nyaman dan tenang.

Aturlah pola tidur istri Anda dengan baik minimal 8 jam sehari, jangan tidur sampai larut malam atau terlalu lama tidur di siang hari.

6. Ajak Jalan-jalan Santai

Pada masa kehamilan, ada beberapa saraf atau sendi yang tegang. Oleh karena itu, ajaklah sang istri jalan-jalan santai di pagi atau sore hari. Biasakan melakukan hal ini setiap hari.

7. Hindari Asap Rokok

Jika Anda adalah perokok aktif sebaiknya tidak merokok di dekat istri karena asap yang dikeluarkan oleh rokok banyak mengandung zat- zat berbahaya.

Ini akan berdampak buruk bagi istri dan juga janin yang dikandungnya. Lebih baik lagi jika Anda berhenti merokok.

8. Menyiapkan Sarapan

Menyiapkan sarapan adalah tugas istri, namun pada saat istri sudah mendekati masa kehamilan dia sulit menjalankan kewajibannya.

Peran Anda sekarang sebagai suami untuk menjalankannya. Bangun pagi untuk membuatkan sarapan bagi istri tercinta adalah hal yang sangat mulia saat istri mengandung.

9. Menghindari Percekcokan

Beberapa istri akan mudah emosional saat mengandung. Ini wajar dikarenakan hormon yang kadang-kadang tidak stabil membuat perasaannya sensitif, peka, dan mudah marah.

Anda sebagai suami harus menyadarinya dan jangan sampai ikut emosi menanggapi istri.

Sumber: keluarga.com

Antara Cinta dan Kasihan Dalam Rumah Tangga

Setelah sekian lama menikah apakah kamu masih cinta dengan pasangan mu? Biasanya awal mula pertemuan dua pasangan diawali dengan cinta.

Motifnya bervariasi ada karena kecantikan, kekayaan ataupun kedudukan. Ternyata kesemua motif ini akan berkurang dan hilang dengan pergeseran masa dan waktu.

Lalu apakah cinta itu akan berkurang juga dengan hilangnya motif-motif di atas? Kalau cinta ikut hilang maka terjadilah keretakan rumah tangga dan pergaduhan di antara pasangan suami isteri.

Ternyata jauh sebelumnya, Al-Qur’an telah memberikan tips yang sangat mulia.

Di dalam surat ar-Rum dijelaskan bahwa pernikahan itu bukan hanya dimotifasi oleh cinta yang disebut dengan mawaddah.

Namun pernikahan juga harus didasari oleh rahmah yang berarti kasih. Dengan kedua-dua hal ini, apabila dipraktikkan maka keluarga akan harmonis.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Di antara tanda-tanda (kemahaan-Nya) adalah Dia telah menciptakan dari jenismu (manusia) pasangan-pasangan agar kamu memperoleh sakiinah disisinya, dan dijadikannya di antara kamu mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya dalam hal yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kemahaan-Nya) bagi kaum yang berpikir.” (QS. ar-Rum:21)

Apa perbedaan mawaddah dan rahmah? Sederhananya, mawaddah timbul karena perasaan cinta terhadap hal-hal yang bersifat fisik, misalnya karena pasangan kita cantik, matanya indah, badannya langsing, kulitnya mulus.

Sedangkan rahmah timbul bukan dari hal yang bersifat fisik. Al-Ghazali dalam sebuah kitabnya menyatakan bahwa rahmah tak mungkin muncul jika hanya melihat hal yang berkenaan dengan fisik, melainkan lahir dari akhlak mulia, hati yang bersih, yakni perasaan sayang dan berempati terhadap pasangan hidup.

Jika hanya memiliki mawaddah saja, sebuah rumah tangga akan kehilangan gairah cinta begitu di usia senja, di mana wajah makin keriput, menua, sementara jika pasutri sudah memiliki sifat rahmah.

Insyaa Allah kecenderungan untuk langgeng sampai akhir hayat jauh lebih besar.

Suami, Begini 9 Cara Bilang Cinta pada Istri

CINTA di antara suami istri bukan hanya dirasakan. Tapi perlu juga diucapkan. Antara perasaan dan ucapan akan memberikan dua hal dan hasil yang berbeda.

Nah, banyak pasangan, utamanya suami yang menganggap enteng soal bilang cinta pada istrinya. Mentang-mentang sudah jadi pasangan sah, bilang cinta dianggap norak dan biasa saja.

Tapi sesungguhnya tidak begitu. Jika kita sulit mengucapkan cinta, maka ada beberapa hal yang selalu bisa kita gunakan untuk mengucapkan perasaan tersebut dengan cara lain, pada istri kita.

1. Katakanlah, “Terima kasih.” Mengatakan terima kasih adalah salah satu cara yang paling indah untuk menunjukkan rasa terima kasih. Berterima kasih untuk hal-hal besar dan kecil atau hanya berterima kasih padanya ketika ia berjalan di samping Anda.

2. Biarkan istri Anda tahu dia dihargai. Sebuah komentar seperti, “Kau melakukan begitu banyak hal untuk keluarga ini dan aku menghargai hal itu,” bisa mengingatkan istri Anda bahwa ia sangat luar biasa.

3. Bilanglah bahwa ia cantik. Seorang istri tidak selalu merasa menarik, yang membuatnya penting bagi Anda untuk memberitahu istri Anda bahwa dia masih sanggup membuat Anda senantiasa bergetar setiap kali melihatnya.

4. Pujilah dia. Pujilah istri Anda karena telah menjadi seorang ibu yang penuh kasih dan pasangan yang luar biasa.

5. Beritahu istri Anda bahwa Anda bangga padanya. Ini adalah cara yang indah untuk mengangkat semangat dan untuk membantu membina rasa percaya dirinya.

6. Nyatakan kebutuhan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan dia. Ajaklah istri Anda berkencan atau meluangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang dia ingin lakukan. Meraih tangannya saat berjalan-jalan adalah cara lain untuk membiarkan dia tahu bahwa menghabiskan waktu bersamanya adalah prioritas bagi Anda.

7. Ingatkan istri Anda bahwa Anda selalu berada di sampingnya setiap setiap kali dibutuhkan. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, tunjukanlah pada istri Anda bahwa Anda akan selalu menyediakan waktu untuk mendengarkan – dan untuk menghiburnya.

8. Beritahu istri Anda bahwa Anda sudah merasa cukup dengannya. Ini akan membantu memperkuat ikatan pernikahan Anda. Plus, hal itu akan membuat istri Anda merasa betapa pentingnya dia bagi Anda.

9. Katakanlah, “Aku mencintaimu”, setidaknya sekali sehari. Tidak ada cara yang lebih besar untuk mengekspresikan cinta Anda daripada benar-benar mengucapkan kata-kata itu. Jangan menunggu sampai besok. Besok mungkin sudah terlambat. Katakanlah, “Aku mencintaimu” hari ini. Katakan itu sekarang.

Karena 6 Alasan Ini, Istri Boleh Meminta Cerai

Perceraian adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah. Bahkan Allah mengancamnya dengan tidak memberikan surga pada wanita yang meminta cerai pada suaminya. Ini selaras dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah SAW bersabda, “Wanita mana saja yang minta cerai pada suaminya tanpa sebab, maka haram baginya bau surga.” (HR. Abu Dawud: 2226, Darimi: 2270, Ibnu Majah 2055, Amad: 5/283, dengan sanad hasan)

Adapun jika kondisi rumah tangga itu berubah, maka seorang wanita dibolehkan meminta cerai dengan beberapa syarat dan ketentuan. Para ulama telah menyebutkan perkara-perkara yang membolehkan seorang wanita meminta cerai dari suaminya. Berikut penjelasnnya.

Pertama.

Apabila suami dengan sengaja dan jelas dalam perbuatan dan tingkah lakunya telah membenci istrinya, namun suami tersebut sengaja tidak mau menceraikan istrinya.

Kedua.

Perangai atau sikap seorang suami yang suka mendzalimi istrinya, contohnya suami suka menghina istrinya, suka menganiaya, mencaci maki dengan perkataan yang kotor.

Ketiga.

Seorang suami yang tidak menjalankan kewajiban agamanya, seperti contoh seorang suami yang gemar berbuat dosa, suka minum bir (khomr), suka berjudi, suka berzina (selingkuh), suka meninggalkan shalat, dan seterusnya

Seorang suami yang tidak menjalankan kewajiban agamanya, seperti contoh seorang suami yang gemar berbuat dosa, suka minum bir (khomr), suka berjudi, suka berzina (selingkuh), suka meninggalkan shalat, dan seterusnya

Keempat.

Seorang suami yang tidak melaksanakan hak ataupun kewajibannya terhadap sang istri.Seperti contoh sang suami tidak mau memberikan nafkah kepada istrinya, tidak mau membelikan kebutuhan (primer) istrinya seperti pakaian, makan dll padahal sang suami mampu untuk membelikannya.

Kelima.

Seorang suami yang tidak mampu menggauli istrinya dengan baik, seperti seorang suami yang cacat, tidak mampu memberikan nafkah batin (jimak), atau jika dia seorang yang berpoligami dia tidak adil terhadap istri-istrinya dalam mabit (jatah menginap), atau tidak mau, jarang, enggan untuk memenuhi hasrat seorang istri karena lebih suka kepada yang lainnya.

Keenam.

Hilangnya kabar tentang keberadaan sang sang suami, apakah sang suami sudah meninggal atau masih hidup, dan terputusnya kabar tersebut sudah berjalan selama beberapa tahun. Dalam salah satu riwayat dari Umar Radhiyallahu’anhu, jangka waktu itu kurang lebih 4 tahun. wallahu a’lam.

Hey Suami, Jangan Bandingkan Istrimu dengan Sosok Perempuan Muda

HEY para suami, jangan pernah membandingkan istrimu dengan sesosok perempuan muda. Ini sangat tidak sangat tidak adil.

Kuku perempuan muda itu lentik terawat. Istrimu , ibu dari anak-anak kamu, tak mungkin meruncing-runcingkan kuku, karena itu menyulitkan saat menyikat kamar mandi agar lantai tak licin biar anak-anak tidak jatuh.

Membersihkan sudut-sudut bawah kompor, pojok pojok kulkas dan wastafel, agar rumah selalu bersih dan sehat.

Jangan bandingkan dada istrimu dengan dada perempuan muda yang indah tegak menantang dunia.
Tataplah anak-anakmu yang lincah berlarian, cerdas berbinar-binar, itu karena dada istrimu pernah bertahun mengalirkan ASI, nutrisi terbaik kepada mereka, jadi wajar lah yaa kalo dada istrimu ini rada-rada mengendur.

Perempuan muda itu wangi berparfum merek terkenal.

Sementara, punggung istrimu yang pegal karena menyetrika, pundaknya sakit karena menggendong ananda, tak cocok disemprot parfum mahal, lebih pas ditempelin koyo, minyak gosok cap kapak atau minyak tawon.

Bibir perempuan muda itu merekah, dengan warna lipstik yang serasi dengan blazer dan syal yang melilit leher putihnya.

Pasti istrimu pernah terbersit untuk mengoleksi aneka warna, tapi melirik harganya, dua ratus ribu untuk sebatang lipstik, otak dan hatinya pasti berhitung. Dua ratus ribu?

Hellloowww, kala dibelikan garam dapur atau bawang merah, dua ratus ribu itu bisa lhoo untuk stok lima belas bulan. Hiks. Begitulah.

Sering-seringlah menatap bola mata istrimu, maka kamu akan menemukan telaga kasih sayang yang tak pernah mengering dihantam zaman.

Sering-seringlah meninjau hati istrimu, hatinya satu, dan hanya di isi oleh cinta yang tumpah ruah pada keluarga yang tak pernah lapuk diterjang waktu

Ketika Nafkah Dari Suami Sudah Tidak Lagi Mencukupi

Memberi Nafkah adalah kewajiban seorang suami terhadap keluarganya. Dengan adanya nafkah tsb maka kebutuhan keluarga baik makanan , pakaian serta keperluan yg lain diharapkan akan terpenuhi.

Namun bagaimana bila kemampuan suami dalam memberikan nafkah itu minim sehingga sudah tak mencukupi lagi untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan keluarga tersebut?

Bagaimana seorang istri menyikapi permasalahan tersebut dan bagaimana pula solusi alternatifnya?

A. Pengertian Nafkah

1. Secara Bahasa
Nafkah atau an-Nafaqah diambil dari dari kata Al-Infaq, yang artinya Pengeluaran. Dan kata al-infaq tidak dipergunakan kecuali untuk hal-hal kebaikan (Kitab Al Fiqhul Muyassar :1/337).

2. Secara Istilah
Nafkah adalah memberikan kecukupan kpd orang yang menjadi tanggungannya dengan cara ma’ruf berupa quut (makanan pokok), pakaian , & tempat tinggal dan turunan -turunan dari tiga hal tersebut. (Kitab Al-Fiqhul Muyassar :1/337)

B. Memberi Nafkah Kewajiban Suami
Seluruh ulama sepakat bahwa memberikan nafkah kepada keluarga, adalah kewajiban utama seorang suami berdasarkan beberapa dalil berikut:

1. Allah Ta’ala berfirman:

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“… dan kewajiban suami memberi makan dan pakaian kepada istri – istrinya dengan cara ma’ruf …” (QS. Al-Baqarah : 233)

2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Wajib bagi kalian ( para suami ) memberikan rizki (makanan) dan pakaian dengan ma’ruf kpd mereka (para istri).” (HR. Muslim)

3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dan mereka (para istri) memiliki hak untuk diberi rizqi (makanan dan pakaian), yang diwajibkan atas kamu sekalian (wahai para suami).’’ (HR. Muslim)

4. Mu’awiyah Al-Qusyairi berkata: “Yaa Rasulullah, apa saja hak istri yng wajib kami tunaikan?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kamu beri dia makan bila engkau makan, dan kamu kasih dia pakaian bila engkau juga berpakaian …” (HR. Abu Daud)

C. Nafkah Keluarga, Pahala Terbesar
Diantara 4 jenis dinar yang diinfaqkan, maka yang paling utama , adalah dinar yang untuk menafkahi keluarga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman:

“Dinar yang kau infakkan di jalan Allah, dinar yg kau infakkan untuk membebas kan budak, dinar yg kau sedekahkan kepada orang miskin dn dinar yg kau nafkahkan kpd keluargamu, maka pahala yg paling besar ialah dinar yg engkau nafkahkan untuk keluargamu.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

D. Memberi Nafkah Sesuai Kemampuan
1. Allah Ta’ala berfirman:

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا
“… dan kewajiban suami memberi makan dan pakaian kepada para istri dgn cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya ….” (QS. Al-Baqarah : 233)

2. Allah Ta’ala berfirman:

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ ۖ وَمَن قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ
“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yg sedang disempitkan rizkinya, hendak lah memberi nafkah dari apa yang Allah karuniakan kepadanya …” (QS. Ath-Thalaq : 7)

Berdasarkan dua ayat di atas maka besar-kecilnya nafkah tergantung kepada kemampuan suaminya. Ketika rezekinya sedang dilapangkan Allah, suami tidak boleh bakhil terhadap istrinya.

Ia wajib kasih nafkah lebih, sesuai kelebihan rizqinya. Dan ketika sedang dalam kesempitan, iapun memberi nafkah sesuai dengan kesempitannya.

Oleh sebab itu seorang istri harus pintar mengatur nafkah suami dn tidak memaksakan diri menuntut nafkah yang di luar kesanggupan suaminya ketika suami sedang dalam kesempitan rezeki.

E. Lalai Memberi Nafkah Adalah Dosa
Karena memberi nafkah adalah kewajiban seorang suami maka jika suami dengan sengaja melalaikan nya maka dikatakan ia telah berdosa.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda: “Seseorang dipandang berdosa tatkala dia menyia-nyiakan orang yang jadi tanggungannya.” (HR. Abu Daud, Ibnu Hibban)

Oleh sebab itu agar terlepas dari dosa suami harus memberikan nafkah itu menurut kemampuan pada saat itu dan istripun wajib memahami kemampuan suaminya yang sedang dalam kesempitan rezeki.

F. Menyikapi Kesempitan Rezeki Suami
Ketika suami sedang mengalami kesempitan rejeki hingga nafkah yg diberikan sudah tidak mencukupi, maka seorang istri yg baik tidak akan memojokkan suaminya namun perlu menyikapinya dengan:

1. Tetap Mensyukuri
Ia yakin bahwa dengan tetap mensyukuri atas apa yang suami berikan meskipun cukup minim, maka Allah pasti akan menambah nikmat itu kepadanya.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
“Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur , niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu …’.” (QS. Ibrahim : 7)

2. Tetap Bersabar
Ketika suami sedang dalam kesempitan rezeki dan istri menyikapinya dengan penuh sabar maka Allah memberi predikat kepadanya sebagai orang yang benar imannya dan bertaqwa.

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yg sabar dalam kesempitan , penderitaan dan dalam pepera ngan, mereka itulah orang-orang yg benar imannya dan mereka itulah orang -orang yg bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 177)

3. Tidak Putus Asa
Sikap terpuji seorang istri saat ekonomi suaminya sedang dalam kesempitan yaitu tidak putus asa, ia harus tetap bersemangat menjadi pengatur rumah tangganya.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَيْأَسُوا مِن رَّوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“… janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” (QS. Yusuf : 87)

4. Tetap Qona’ah (Merasa Cukup)
Apapun keadaan suami sekarang ini ia tetap akan menerimanya dengan Qona’ah yg menjadikan hati tenang dan merasa cukup.

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda:

“Sungguh sangat beruntung orang yg masuk Islam kemudian mendapatkan rezeki yg secukupnya dan Allah menganugerahkan padanya sifat qona’ah ats pemberian-Nya.” (HR. Ibnu Majah)

5. Banyak Berdoa
Ketika rezeki suami sedang dalam kesempitan, ia selalu berdoa untuk kelapangan rezeki suami-nya dengan kerendahan hati. Allah Ta’ala berfirman:

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً
“Berdoalah kepada Tuhan dengan merendahkan diri dann dengan suara hati yang lembut tersembunyi …” (QS. Al-A’raf : 55)

6. Membelanjakan Secara Hemat
Ketika nafkah suami sudah minim karena keadaan, maka istri harus bisa memebelanjakannya dengan hemat dgn cara mengurangi kebutuhan-kebutuhan sekundernya. Yang demikian itu supaya mendapat rahmat Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Semoga Allah merahmati seseorang yang mencari penghasilan secara baik, membelanjakan hartanya secara hemat, dan bisa menyisihkan tabungan sbg persediaan di saat kekurangan dan kebutuhannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

G. Solusi Alternatif
Apabila seorang suami memang sudah tidak dapat mencari penghasilan tambahan lagi dari sektor lain sedang kebutuhan keluarga meskipn sudah dibuat sesederhana mungkin namun tetap saja tak cukup.

Maka istri bisa mengusulkan dirinya kepada suami, agar diperbolehkan bekerja membantu suami yang sedang sempit rizqinya.

Dan bila suami mengijinkn hendaklah memilih pekerjaan yang sesuai fitrahnya sebagai muslimah, akan lebih bagus jika pekerjaan itu dilakukan di dalam rumahnya.

Upaya ini adalah ikhtiar untuk mengubah keadaan ke arah lebih baik sebagaimana Allah perintahkan dalam firman-Nya. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
“… sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, hingga mereka mau mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …” (QS. Ar-Ra’du :11)

H. Penutup
Demikianlah bahasan mengenai nafkah suami dari perspektif syariah. Sungguh terpuji seorang istri yg mampu menyikapi kesempitan rezeki suaminya itu dengan tetap bersyukur, tetap sabar, tetap qona’ah, bisa berhemat, selalu berdoa dan ikut memberikan solusi alternatif membantu suaminya mengubah keadaan.

Itulah kemuliaan seorang istri, dan Surga adalah tempat yang layak baginya. Semoga bermanfaat, amin

Beredar Surat Seorang Istri Tak Mau Bukakan Pintu tuk Suami tapi Sediakan Teman Bermalam Bikin Geli

Istri mana yang tak kesal kalau sang suami sering pulang malam.

Apalagi pulang malamnya dikarenakan suka kelayapan.

Hal itu rupanya yang dialami seorang istri yang suratnya beredar luas di media sosial.

Surat itu diduga ditulis seorang istri yang sudah kesal suaminya terlalu sering pulang malam.

Kendati demikian seorang istri ini tak mau suaminya tersiksa tidur di luar rumah.

Ia memiliki cara tersendiri agar sang suami tak tidur sendirian.

Sang istri meminta suaminya masuk lewat pintu dapur.

Ia juga telah memberikan kode tepat kuci pintu dapur berada.

Makanan dan kopi juga telah disiapkan tuk mengobati rasa lapar suami di malam hari.

Ditambah sudah ada sosok yang akan menemani suami tidur di dapur.

“Mas nanti kalau masuk lewat dapur saja.”

“Kucinya sudah aku taruh dibawah keset.”

“Sudah saya siapkan makan sekaligus kopi, bantal, dan selimut.”

“Tidur di dapur saja ya ditemani tikus…”

“Dari istrimu yang paling cantik,” tulis surat itu dalam bahasa Jawa.

Surat ini viral setelah diunggah akun Instagram Dagelan_jowo, Selasa (24/4/2018).

Tak diungkap kapan dan dimana surat itu ditulis.

Sejak diunggah postingan itu banyak mencuri perhatian netizen.

Netizen mengatakan bahwa surat itu sebagai dampak para suami terlalu sering pulang malam.

Tak kayal banyak yang tertawa membaca surat tersebut.

Netizen menyebut istri yang menulis itu sebagai ‘Bojo galak!’.