Uus Sindir Artis Berhijab dan Tuding Ustaz Radikal, Cuitannya Bikin Netizen Gaduh dan Tuai Kecaman

Rizky Firdaus Wijaksana atau lebih dikenal dengan nama panggung Uus kembali menuai kontroversi melalui

cuitan twitter @uusbiasaaja (13/5/2018).

Kali ini ia menyindir seorang artis yang disebutnya telah berhijrah.

Selain itu, Uus juga mengungkap ustaz yang dinilai radikal.

Dalam cuitannya kali ini, Uus seakan menyindir artis berhijrah yang tutup mata dan telinga.

Terkait aksi terorisme yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Para artis yang tidak ikut bersuara, dinilainya karena takut dibully.

Sontak cuitan tersebut mengundang komentar dari Netizen.

Pasalnya, bukan hanya sekali Uus menyinggung perihal sara di media sosial.

Uus sempat menuai kontroversi atas cuitannya di akun media sosial Twitter.

Karena menghina sejumlah artis K-Pop hingga menjadi sorotan media Korea Selatan.

Selain itu, Uus juga menuai hujatan gara-gara dianggap mengkritik perempuan berhijab yang terlalu fanatik akan K-Pop.

Bahkan dia sempat menyindir seorang habib lewat unggahannya.
Kasusnya pada saat itu cukup memberi dampak bagi karir Uus.

Tapi nyatanya kini komedian berkepala plontos itu tak juga kapok.

Berikut cuitan terbarunya yang memancing kontroversi:

“Artis-artis yang udah hijrah ini. Aman. Tetep laku. Endorsan banyak. Sering posting ustad favorit. Ternyata ustadnya menanam

bibit radikal. Terus diem aja. Tida menyuarakan apapun. Takut dibully. Pengennya dipuji terus,” tulis @uusbiasaaja.

Twitter
Uus sindir artis berhijab dan ustaz
Hingga kini ada ratusan komentar yang membanjiri cuitan Uus tersebut.

“Eh gila si uus ga ada ngeri ngerinya ya .. Lo tuh selalu bikin sensasi mulu .. Emg lo udh bisa ngasih apa buat umat islam ? Org

kalo ga ada ilmjnya ya begini , sering ngomong ga jelas, nglantur terus sensasi mulu,sepi job lu ??” tulis @sucidhmynti‏.

“Emang siapa bang?? Ada buktinya gak… Setau gua ustad itu gak ada yg radikal, yang radikal itu bukan ustad.. Radikal bukan

bagian dari islam. Islam itu kan rahmatan lil alamin.. Jadi jangan disamain terorist adalah islam.. Kalo twit twit lu kaya gini lu sama

aja ngadu domba umat,” tulis @ariemarsbrand.

“Justru tindakan mu ini berpotensi meneror sesama us. Coba sebut ustad mana yg nyebar bibit radikal? Berani? Laporkan us.

Jangan jadi banci yg cuma lempar batu sembunyi tangan,” tulis @Manuruung.

Kerap Tampil Seksi, Siapa Sangka Artis Cantik Ini Berminat Ta’aruf dan Inginkan Suami Hafal Al-Qur’an

Sosok artis cantik satu ini namanya melejit semenjak ia membintangi film berjudul “Lost in Love”. Ya, ia adalah Pevita Pearce.

Wanita kelahiran 6 Oktober 1992 ini pernah menjalin kasih dengan Nino RAN, Bara Tampubolon. Indra Priawan Djokosoetono hingga dikabarkan dekat dengan Mike Lewis.

Meski sejumlah pria pernah santer dikabarkan dengannya, sayangnya hingga kini belum ada yang membuat Pevita ingin mantap melepas masa lajangnya.

Namun baru-baru ini, Pevita membuat penggemarnya heboh lantaran ia berminat untuk diajak taaruf.

Hal itu diketahui dari salah satu postingannya di Instagram baru-baru ini. Pevita mengunggah potret dirinya dalam balutan dress berwana hitam.

“My face when I think about kecoa,” tulis Pevita di keterangan fotonya.

Postingan itu tentu ramai dikomentari netizen.

Yang menarik, seorang netter bernama @kevinajikurniawan, justru mengajak adik dari Keenan Pearce ini untuk taaruf.

“Pev, taaruf yuk.” tulis akun tersebut.

Tak disangka, Pevita membalas komentar netter itu dan jawabannya sungguh di luar dugaan.

“serius? Hafal alquran ngga?,” balas Pevita Pearce.

Jawaban Pevita itu langsung ramai ditanggapi netter lain.

Pasalnya Pevita hampir tak pernah membalas komentar netter.

“njir di bls komenannya panas panas,” tulis @daffaglngr.

“@kevinajikurniawan MasyaAllah direspon,” sahut @baharifahrul.

Adapula netter yang mengaku sudah hapal 26 juz Al Quran.

“Aku otw pev, tinggal 4 juz lagi Insya Allah,” jawab @muhammadidan.

Bagaimana, apakah kamu berminat mengajak Pevita Taaruf? Tapi syaratnya harus hafal Al Quran ya…

Sulis Penganut Syiah? Inilah Jawaban Darinya

Seorang penggemar penyanyi Cinta Rasul Sulis menyeletuk melalui jejaring sosial atas unggahan tentang kehidupan rumah tangga Sulis. Di situ sang penggemar menyeletuk bahwa rekan duet Hadad Alwi itu penganut Syiah. Benarkah Sulis penganut Syiah?

Lulusan Psikologi Universitas Paramadina itu pun langsung menjawabnya dengan tegas pernyataan tersebut.

“Saya tidak pernah merasa mbak ini bertanya apapun kepada saya sehingga kok bisa menyimpulkan saya syiah itu dr mana?” kata Sulis pada Selasa (25/4/2018).

Sulis meminta sang warganet itu untuk hati-hati bila menilai orang, jangan sampai karena lidah salah dan merugikan orang tersebut.

“Semoga bukan bermaksud fitnah terhadap saya. Saya seorang Islam yang cinta Ibu Pertiwi tanpa bermazhab apapun. Mencintai siapa yang dicintai Nabi adalah keharusan bagi saya,” kata Sulis.

“Kalau dengan kecintaan saya terhadap sholawat lalu dikatakan sebagai seorang syiah lalu dimana keimanan kita bahwa ayat Qur’an memerintahkan kita untuk bersholawat sebagaimana yang Allah juga bersholawat pada baginda Nabi? Wallahu a’laam. Sebaiknya mbaknya tabayun terlebih dulu sebelum berbicara di media umum..salaam,” ungkap ibu satu anak ini.

Akun penanya tersebut meminta maaf dan mengaku hanya dapat info itu dari media-media. “Memang saya kurang tahu makanya saya mencari tahu dan alhamdulillah mbaknya sendiri yang balas. Saya hmpir ga percaya karena saya dari kecil ngefans banget sama mbak. Saya sempat kecewa dengar berita miring tsb. Terima kasih sudah menjelaskannya sendiri kepada saya. Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dari fitnah-fitnag yang lain. Aamiin.”

Sulis pun menjawab, “Amiin ya Allaah Yaa Sami’addu’aa. Ini untuk pelajaran bagi saya sendiri juga. Bila kita berkomentar mengenai keyakinan orang lebih baik kita bertabayun, sehingga kita kelak tidak dituntut di akhirat. Afwan wa jazakallaah. Semoga sukses selalu untuk mbaknya,” ungkap Sulis.

Oki Setiana Dewi : Tak Ada yang Mau Jadi Sponsor Film “212 The Power of Love”

Produser Eksekutif film “212 The Power of Love” Oki Setiana Dewi mengungkapkan bahwa para calon sponsor khawatir dengan atribusi 212 di film tersebut.

“Film ini memang kendalanya adalah pada waktu dan biaya, karena tidak ada yang mau mensponsori film ini. Udah takut duluan dengan 212. Ada yang mau mendanai tapi memiliki kepentingan tertentu dan kami tidak mau. Jadi, saya sama dan teman-temanlah yang urunan untuk mewujudkan film ini karena kami tidak ingin ada kepentingan politik apa pun dalam film ini,” Ujar Oki seperti dilansir BersamaDakwah.net, kamis (3/5/2018).

Hal ini diaminkan oleh Sutradara film 212 Jastis Arimba yang mengatakan seluruh proses produksi film tidak ada sama sekali keterlibatan sponsor yang ikut membantu dalam hal dana.

Untuk menunjang produksi agar terus berjalan bahkan Direktur Utama Warna Pictures, Ady Widyarta sampai menjual mobil.

Mobil yang dijual merupakan aset dari Warna Pictures. Ada yang menganggap gila keputusan tersebut namun ia mengaku tak ada keputusan lain. Mobil tersebut merupakan kendaraan operasional Warna untuk memproduksi film 212.

“Pendanaan ini benar-benar patungan. Target awal memang tayang tanggal 2 bulan 12 tahun lalu. Apapun caranya itu kita harus tetap produksi. Dengan ikhlas kami lepas mobil Xenia tahun 2013 dan dijual ke teman yang menerima jasa jual beli mobil” beber Ady Widyarta

Dari hasil penjualan mobil tersebut lumayan untuk membantu proses produksi film, karena lumayan sekali untuk memproduksi sebuah film.

Tim produksi diakuinya memiliki tabungan hanya sekian ratus juta tapi ternyata kurang sementara proses produk bergerak terus. Mereka berpikir keras aset yang apa yang mereka punya apalagi. Kebutuhan produksi semakin mendesak.

Film “212 The Power of Love” secara serentak akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 9 Mei 2018 mendatang.

Dena Jkt48 Kini Berhijab dan Rela Berhenti Jadi Artis

Dena Siti Rohmayati atau yang biasa disapa dengan Dena Jkt48 kini mantap berhijab. Ia pun dengan yakin memutuskan untuk pensiun dari idol group yang telah membesarkan namanya tersebut.

Kabar perihal keluarnya Dena dari jajaran jk48 pun dikonfirmasi oleh manajemen jk48, terhitung 5 April 2018 kemarin.

“Mengenai Dena Siti Rohyati. Dena Siti Rohyati (trainee) telah mengajukan pengunduran diri dari JKT48.Oleh karena itu terhitung 5 April 2018, member yang bersangkutan sudah tidak melanjutkan aktivitasnya di JKT48. Kami mohon pengertiannya dan terima kasih. JKT48 Operation Team,” tutur situs resmi jkt48.

Hal ini pun kian menjelaskan cuitannya beberapa waktu lalu yang berbicara tentang hijab. Dena pun mantap hijrah

“Teman-teman semuanya, aku memutuskan untuk mantap berhijab. Dengan ini aku menyampaikan ke pihak manajemen dan mereka mendukung. Aku menyatakan untuk berhenti dari dunia entertainment. Jazakumullah khairan katsira,” tutur Dena di akun @Dena_jkt48.

Akun itu sendiri sekarang sudah tidak aktif lantaran yang bersangkutan sudah bukan lagi anggota jk48. Beberapa anggota Jk48 pun mendukung keputusan Dena ini. Mereka antara lain Melody, Viny dan Shania.

Ungkapan dan doa Melody Nurramdhani ini–yang juga sekaligus mantan kapten Jkt48–membuat para anggota Jkt48 lain berkomentar.

Dena pun menghapus semua postingan instagram lawasnya dan mengganti dengan yang baru Dena.sr.15. Dalam sebuah instagram stories bahkan ia meminta para fans untuk menghapus foto-foto ia yang dulu sebelum hirah. Ia mengingatkan juga para fans tentang dosa jariyah yang bakal ia terima jika para fans terus mengoleksinya. Selain itu, ia mengajak untuk terus berbuat baik dan mendoakan dia selalu istiqomah.

Selamat berhijab ya, Dena. Semoga istiqomah dan jangan lupa berkarya terus ya, di mana pun dan jadi apa pun kamu nantinya.

Rapper Loon Masuk Islam, Ketika Albumnya Laku 7 Juta Copy

Di Amerika Serikat, nama Bad Boy Records amatlah kesohor sebagai label rekaman yang mengusung aliran musik rap.

Salah satu penyanyi yang pernah bernaung di bawah payung label ini adalah Loon. Loon sendiri merupakan nama panggung yang digunakan oleh penyanyi yang memiliki nama asli Chauncey Lamont Hawkins ini.

Bersama dengan pemilik Bad Boy Records yang juga rapper Amerika, Sean John “Diddy” Combs, dan penyanyi Usher, Loon berkolaborasi membawakan single berjudul I Need a Girldi tahun 2002. Dan, dalam waktu singkat single yang menjadi lagu pertama dalam album bertajuk We Invited The Remix itu langsung menduduki posisi keempat tangga lagu Billboard Hot 100.

Sejak saat itu karir Loon sebagai seorang musisi rap mulai berkibar. Ketenaran dan pundi-pundi uang pun ia raih dengan mudah. Namun, ungkap Loon, dirinya tidak pernah merasakan kepuasaan pribadi meskipun menikmati puncak kehidupan materi, kesejahteraan, sukses dan ketenaran. Seberapa keras ia berupaya, ia mengaku tak merasakan kedamaian di dalam dirinya.

Hal ini pula yang pada akhirnya mendorong rapper kelahiran Harlem, New York, 20 Juni 1975 ini untuk menemukan kebahagiaan dalam Islam. Mengutip laman voa-Islam, Loon memutuskan untuk masuk Islam setelah kumpulan lagu terakhirnya terjual 7 juta copy. Sepanjang karir bermusiknya Loon telah merilis tiga album, masing-masing bertajuk Loon (dirilis Oktober 2003), No Friends (Agustus 2006), dan Wizard of Harlem (Oktober 2006).

Selain itu ia juga telah merilis tiga belas single yang merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah penyanyi di negeri Paman Sam. Di antara singlenya tersebut adalah: I Need A Girlyang dinyanyikannya bersama Sean John “Diddy” Combs dan Usher; Hit The Freeway yang dinyanyikan bersama dengan Toni Braxton; dan Show Me Your Soul yang dibawakannya bersama dengan Sean “Diddy” Combs, Lenny Kravitz dan Pharrell.

Setelah memeluk Islam, ia pun merubah namanya menjadi Amir Junaid Muhadith. ”Loon bekerja di luar sistem diri saya,” ujarnya mengenang sosoknya saat menyandang nama Loon ketika bergabung dengan Bad Boy Records. ”Kini saya bahagia menerima Islam dan menemukan kedamaian dalam hati, sesuatu yang selalui saya cari dalam bisnis musik. Terima kasih kepada Islam, sehingga saya mampu melengkapi pencarian dan kini saya sangat merasa damai. Bad Boys sudah usai. Saya kini dapat anda panggil “good boy”,” paparnya dalam suatu kesempatan wawancara dengan stasiun TV Al Jazeera.

Amir menemukan cahaya Islam dua tahun lalu, tepatnya pada Desember 2008 silam ketika melakukan tur di Dubai, Uni Emirat Arab. Selama berada di Dubai, ia dibuat terkagum-kagum dengan budaya kaum Muslimin di sana. Ketika di Dubai, menurut Amir, dia mendengar lantunan adzan dan melihat orang-orang bergerak menuju masjid-masjid yang terdekat untuk menunaikan shalat. ”Mereka terlihat berakhlak mulia dan berinteraksi dengan baik dengan siapa saja,” ujarnya.

Saat itu, sambung Amir, timbul pertanyaan dalam benaknya tentang hakikat agama mereka (Islam). Apakah Islam itu hanya khusus diperuntukkan untuk bangsa Arab, atau untuk semua manusia? Sampai akhirnya ia mendapat jawaban yang konprehensif bahwa Islam itu adalah agama untuk semua manusia, tanpa membedakan keturunan, suku dan bangsa.

Setelah berfikir mendalam, Loon pun memutuskaan untuk menerima Islam sebagai keyakinan barunya. Sejak saat itu ia berubah total. ”Saya tinggalkan dunia musik secara total. Saya keluar total dari komunitas di mana saya habiskan hidup saya sebelumnya selama 17 tahun. Sekarang saya merasakan ketenangan batin yang sejak lama saya rindukan. Saya merasa bertambah tenang lagi setelah isteri dan anak saya juga masuk Islam,” paparnya.

Mengajak orang masuk Islam

Sebelum memeluk Islam, Loon adalah seorang penganut Kristen. Kisah hidupnya dimulai dari tumbuh besar di lingkungan terisolir (ghetto) khusus kulit hitam di Harlem, New York. Ia kemudian menjadi anggota geng jalanan hingga membentuk grup musik bergenre rap dan hip hop, dan akhirnya menemukan cahaya Islam.

Kabar bahwa ia masuk Islam pun mendapat slot khusus dalam tayangan Al Jazeera, satu-satunya stasiun jaringan berita independen di Timur Tengah. Dalam pernyataan publiknya, Loon mengatakan kedamaian dari dalam hanya bisa diperoleh dengan menyerahkan diri kepada satu tuhan. ”Hidup untuk sesudah mati, bukan untuk kehidupan saat ini, adalah kepuasan dalam meyakini, memuja dan memohon kepada Allah,” ujarnya. “Itulah mengapa saya mempraktekkan agama Islam yang indah.”

Ketika akhirnya memeluk Islam, sempat muncul pertanyaan apakah Loon masih akan mengejar karir sebagai penyanyi rap? ”Saat ini saya fokus mempelajari Islam dan memperluas pengetahuan tentang cara hidup Islam,” ujarnya. “Berada di posisi yang mempengaruhi, saya pertama-tama harus mampu melindungi diri sendiri,” ujarnya.

Setelah menjadi mualaf, semangat Loon untuk belajar dan mengenal Islam lebih mendalam semakin bertambah, karena dalam dirinya tertanam niat dan tekad untuk mengajak orang lain kembali kepada Islam. Untuk merealisasikan tekadnya ini, Loon kemudian memilih untuk bergabung dengan lembaga dakwah Islam Kanada, bidang penyebaran Islam. ”Saya memiliki program khusus terkait masalah tersebut, yakni mengajak para penyanyi dan seniman top dunia untuk mengenal Islam dan prinsip-prinsipnya.”

Sumber : islamedia

Jawaban Opick Ditanya Alasan Sering Absen di Sidang Perceraiannya dengan Istri Pertama..

Penyanyi religi Opick dan istri pertamanya, Dian Rositaningrum, menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Timur. Opick sering absen sidang.

Ditanya soal itu, Opick enggan meladeni pertanyaan awak media. Ia kemudian mengucapkan empat kata supaya awak media berhenti menanyakannya macam-macam.

“Come on, terima kasih,” kata Opick saat ditemui di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (7/4/2018).

Opick kemudian melempar senyum sambil menuju mobil.

Seperti yang diketahui, rumah tangga Opick dan Dian Rositaningrum tengah di ujung tanduk. Keduanya tengah menjalani sidang perceraian dan berkas perkaranya berada di Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Opick sendiri sudah tiga kali tidak menghadiri sidang perceraiannya dan hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya saja. Kelanjutan sidang perceraiannya memasuki tahap mediasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2018 di Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Sumber : tribunnews

Ditanya Hakim Apa Pekerjaannya, Jawaban Jennifer Dunn Mengejutkan! Bukan Artis atau Model Tapi Ini

Ada fakta menarik dari persidangan kasus penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa Jennifer Dunn.

Jika selama ini publik mengenalnya sebagai artis, Jennifer Dunn yang belakangan lekat dengan sebutan perebut laki orang alias pelakor ini justru memberikan pengakuan mengejutkan di depan Majelis hakim soal profesinya.

Sebelum pembacaan dakwaan, Jennifer Dunn sempat menyebut pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga.

“Pekerjaan sebagai?,” tanya ketua Majelis Hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018).

Jawaban perempuan yang biasa disapa Jedun ini bukanlah artis atau model. Ia mengatakan pekerjaannya jauh dari dunia hiburan.

Jedun malah menjawab ia sebagai ibu rumah tangga.

“Ibu rumah tangga,” jawab Jennifer Dunn.

Kemarin Jedun menjalani sidang perdana kasusnya dengan agenda pembacaan dakwaan, selama persidangan Jennifer Dunn hanya terdiam dan menunduk.

Dirinya berulang kali menyeka rambutnya yang panjang terurai dan mengelap keringat di wajah cantiknya.

Pantauan tribunnews.com, Jennifee Dunn terhitung 17 kali menyeka rambut panjanganya.

Dan 12 kali mengelap keringatnya lantaran suasana ruang sidang yang saat itu cukup panas karena ramai awak media.

Selain itu selama dakwaan dibacakan, Jennifer terlihat hanya tertunduk dan memainkan jarinya.

Sumber : tribunnews

Jennifer Dunn Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara, Begini Sikap Kuasa Hukum

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwakan selebritas Jennifer Dunn, dengan tiga pasal berlapis yang berdasarkan pada UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Tiga pasal tersebut adalah pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1, dan pasal 127 ayat 1 a, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Kuasa hukum Jennifer Dunn, Pieter Ell tidak mau membantah dan juga membenarkan, dikarenakan ia masih menantikan fakta persidangan selanjutnya.

“Ya kan nanti kita lihat dalam fakta persidangan. Jadi terlalu awal untuk kita lihat. Jaksa kan mendakwa seperti itu kemudian akan dibuktikan di persidangan,” kata Pieter Ell ketika ditemui usai persidangan Jennifer Dunn, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018).

Pieter mengatakan, pihaknya akan menghadikan saksi-saksi yang akan meringankan, dalam agenda sidang selanjutnya didalam persidangan.

“Kita juga akan menghadirkan saksi jadi supaya berimbang. Nanti kita lihat persidangan selanjutnya,” ucapnya.

Selain itu, Pieter mengungkapkan bahwa pihak Jennifer Dunn akan membuat pembelaan tertulis, usai agenda bukti dan saksi berjalan didalam persidangan.

“Ya kan kita buat pembelaan tertulis. Karena dulu pernah kita sudah berkonsultasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN),” ujar Pieter Ell

Sumber : tribunnews

Titik Balik Reza “Noah”: Pilih Mundur dari Band Ketimbang Tinggalkan Shalat

Disaat karir musiknya melejit, mantan Drummer kelompok band Noah, Reza, memilih mundur dari kelompok band yang telah membesarkan namanya. Salah satu alasan personil Noah ini keluar adalah keinginan untuk memperdalam agama Islam yang lebih baik lagi.

Ketika rekannya Ariel masih mendekam di dalam penjara, Reza yang punya nama asli Ilsyah Ryan Reza ini mengaku diajak jalan oleh temannya di Jamaah Tabligh selama dua tahun. Menurut Reza, pengalaman ini adalah suatu hal yang baru baginya.

“Dulu, saya nggak pernah shalat. Ketika itu, saya baru dua tahun shalat, tepatnya sejak tahun 2010 hingga 2012. Sebagian teman ada juga yang kembali ke habitatnya sebagai anak band. Tapi saya mengambil keputusan berbeda. Saya memilih mundur dari Noah, bukan karena menganggap musik itu haram, tapi karena tidak mau meninggalkan shalat,” kata Reza saat Ngopi alias Ngobrol Perkara Iman di Masjid Raya Bintaro Jaya, beberapa waktu yang lalu.

Ketika itu Reza musyawarah dengan Lukman, rekannya sesama personil Noah, dan ulama di Bandung untuk berkonsultasi soal agama. Selama dua tahun, Reza mengaku seperti bolak-balik ke dokter untuk mendapatkan ketenangan, sekaligus melepaskan segala keresahan yang berkecamuk di dalam hatinya. Ia dihadaakan oleh dua pilihan, antara meninggalkan shalat atau rezeki yang berlimpah.

Satu hal, Reza berterus terang, ia tidak bisa membagi waktu antara manajemen dengan ibadahnya. “Kalau saya tetap bertahan di Noah, saya akan tabrak manajemen. Karenanya saya harus memilih untuk mundur dari Noah. Yang jelas, saya merasa berat dan tidak bisa ninggalin shalat, terutama shalat berjamah. Saya pun mulai belajar ngaji sejak tahun 2012. Hingga sekarang, bacaan Al Fatihah saya saja belum benar. Makanya saya berusaha memperbaikinya,” tukas lelaki kelahiran Poso, Sulawesi Tengah, 11 Maret 1977.

Reza juga mengaku sempat berniat kembali pada kehidupan yang lama untuk berfoya-foya dan hura-hura, tapi di sisi lain, ia begitu berat untuk meninggalkan shalat. Pada tanggal 1 Januari 2015, Reza dalam koneferensi pers menyatakan resmi hengkang dari Noah.

Pasca hengkang dari Noah, Reza aktif mengikuti taklim Jamaah Tabligh bersama rekan-rekannya yang lain sesama musisi, seperti Yuke Sumeru dan Derry Sulaeman. Ia sempat khuruj ke Bangladesh selama empat bulan. Reza setahap demi setahap, mulai menemukan ketenangan, dan berusaha untuk istiqamah, dan terus memperdalam agama Islam.

Sumber: islampos.com