Teror Bom Bunuh Diri, Jenderal Polisi Ini Sebut Jangan Salahkan Wanita Bercadar dan Pria Berjenggot

Brigjen Krishna Murti memberikan pernyataan mengejutkan di media sosial.

Jenderal bintang satu ini menyebutkan, teror bom tidak terkait ajaran agama tertentu.

Apalagi disangkutpautkan dengan cara berpakaian seseorang.

Dia mengatakan publik jangan menyalahkan wanita bercadar.

Atau pria berjanggut dengan celana di atas mata kaki.

————–

Rentetan bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dalam tempo berdekatan mengundang keprihatinan publik.

Apalagi pelaku teror membawa anak-anak untuk melancarkan aksi keji mereka.

Tindakan tersebut mematik kemarahan publik karena melibatkan anak-anak yang tidak berdosa.

Kejadian mengejutkan terjadi di tiga gereja Surabaya dalam waktu berdekatan, Minggu (13/5/2018) pagi.
Dita Supriyanto dan Puji Astuti pasangan suami istri ini membawa serta anak-anaknya.

Yusuf Fadil (18), Firman Halim (16), Fadhila Sari (12) dan Pamela Rizkita (9) ikut tewas bersama orangtuanya.

Tiga gereja yang menjadi sasaran aksi terorisme ini adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno.

Lalu, keesokan harinya, Senin (14/5/2018), bom meledak di pintu masuk Polrestabes Surabaya.

Pelakunya Tri Murtiono dan Tri Ernawati, pasangan suami istri juga membawa anaknya.

Anaknya, Daffa Amin Murdana (18), M Dary (14) dan Aisyah (8) juga diajak serta.

Beruntung, nyawa Aisyah selamat dalam aksi bom bunuh diri tersebut.

Orangtua dan kedua kakaknya, tewas di tempat.

Di tempat lainnya, bom meledak di Rusunawa Wonocolo yang dihuni Anton dan keluarga di Sidoarjo.

Anton tewas ditembak aparat keamanan.

Sedangkan istri dan satu orang anaknya juga turut tewas karena bom bunuh diri yang terlebih dulu meledak di rusunawa tersebut.

Peristiwa itu menjadi ramai dan viral.

Banyak yang mengaitkan dengan agama tertentu.

Pelaku ikut ajaran yang sesat sehingga mengambil jalan salah untuk mencapai tujuan hidup.

Para pelaku kebetulan beragama Islam.

Menyikapi persoalan itu, Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti memberikan pernyataan.

Pasalnya, ada yang mengaitkan kejadian tersebut dengan tingkah laku dan cara berpakaian seseorang.

Diunggah akun @lambe_jaim, Krishna Murti memberikan penjelasan.

Saya mau kasih tau semua warga masyarakat:

1. Wanita menutup aurat dg jilbab ataupun bercadar itu adalah pilihan berdasarkan keyakian masing2.. Jadi jangan kalian cap mereka dg label tidak baik. Menutup aurat adalah kewajiban yang diajarkan nabi..

2. Laki2 yang berjenggot adalah Sunnah Rasul. Jangan kalian label mereka dengan hal2 tidak baik.. Semua kembali kepada keyakinan masing2..

3. Laki2 bercelana diatas mata kaki, bukanlah identik dengan kaum radikal. Dalam Islam kita diajarkan untuk tidak menggunakan celana yang menyapu lantai. Dalam Shalat kita diajarkan untuk menaikan celana diatas mata kaki agar diterima Shalat kita..

4. Jangan label orang karena penampilan. Dan jangan juga menyembunyikan kejahatan dengan penampilan..

5. Banyak pelaku kejahatan bersembunyi dibalik pakaian bagus, dibalik batik, dibalik jas, dibalik seragam, dibalik perilaku manis..

6. Kita perang terhadap kejahatan, bukan perang terhadap manusia.. .

Semoga ini mencerahkan dan menghindarkan kita dari syak wasangka satu sama lain..
.
#kmupdates dalam #22menit renungan Maghrib..

Banyak netizen setuju atas pernyataan Krishna Murti tersebut.

nurulrizkyfauziah Nice….salut pak….katanya teroris penjahat…..klau udh brani mengmbl nyawa orng yaa apaalagi cuma sekedar berbohong…jdi intina ni teroris yaa penjahat ya pembohong….pembohong yg ingin mencoreng nama islam…jdi kalau kita percaya mereka penjahat yaa jgn mau dibohongi jg laaah

mada.pratama Ini baru statement orang cerdas

gigihretno Pencerahannya bagus tegas n lugas,,setuju pak @krishnamurti_91

ptrmdhnaa_ Setuju!! Tapi sayangnya hal hal tsb banyak yang disalah gunakan, sehingga terjadi salah paham.

ullulaeny Setujuu… apakabar koruptor2 yang pakaiannya rapihh dan berdasi itu

Bagaimana Mendapatkan Wanita Sholehah? Begini Caranya Menurut Ustadz Abdul Somad

Dalam kajian Subuh bertema “Kiat-kiat Membangun Keluarga Islami” pagi ini, salah seorang jamaah bertanya kepada Ustadz Abdul Somad.

“Bagaimana mendapatkan wanita sholihah?”

Demikian pertanyaan tertulis dari salah seorang jamaah yang dibaca oleh Ustadz Abdul Somad.

“Dicari,” jawab ustadz Abdul Somad langsung disambut tawa jamaah.

Jangan hanya menunggu dengan berdalih “kalau jodoh tak akan ke mana.”

“Carilah, teman kita, teman orang tua kita. Orangtua juga membantu. Tanya kepada ustadz, minta tolong dicarikan.”

Memang rezeki itu dari Allah, namun kita diwajibkan ikhtiar.

Jika berusaha yang baik, niatnya baik, doanya baik, dapat wanita shalihah, bersyukur.

Jika sudah berusaha yang baik, niatnya baik dan doanya baik namun dapatnya istri belum shalihah, harus bersabar.

Ciri wanita shalihah: menyenangkan jika dipandang suaminya, taat atas perintah suaminya dan bisa menjaga diri dan kehormatan.

Berikut ini selengkapnya, dengan beberapa contoh dan penjelasan yang berkali-kali membuat jamaah tertawa.

Para Wanita di Negara Ini Rela Dibayar Jutaan Rupiah untuk Dinikahi Pria China

Berbicara pernikahan, maka dibenak kita adalah salah satu prosesi yang sakral. tetapi berbeda apabila pernikahan hanya dijadikan alasan untuk kepentingan sesaat.

Siapa di antara kamu yang ingin dapat uang?”

Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi sudah cukup untuk meyakinkan Maria (bukan nama sebenarnya) untuk terlibat dalam kesepakatan ‘bisnis’.

Perempuan Kosta Rika berusia 46 tahun itu ditawari 100.000 colone atau sekitar Rp2,5 juta untuk menikah dengan seorang pria asal Cina agar dia bsa mendapat status penduduk di negara Amerika Tengah itu.
Maria saat itu bermukim di salah satu kawasan termiskin di ibu kota Kosta Rika, San Jose, dan sangat memerlukan bantuan untuk memberi makan keluarganya.

“Kami tidak punya apa-apa untuk makan,” kata Maria, menjelaskan mengapa dia meyanggupi tawaran menikah.

‘Mereka mencari mangsa’

Kawasan tempat tinggal Maria dikenal cukup rawan.

“Di daerah sini, semakin sedikit yang Anda ketahui, makin lama Anda hidup,” ujar seorang warga.

Apa yang terjadi pada Maria bukanlah hal unik di area tersebut. Seorang pengacara atau makelar kerap datang ke sana mencari perempuan-perempuan putus asa, kemudian meyakinkan mereka untuk menikahi orang asing yang belum pernah mereka temui.

“Mereka mencari mangsa…Orang-orang di sini sangat membutuhkan. Akan tetapi, walaupun jumlah tawaran mereka tidak seberapa, orang menerimanya tanpa berpikir dua kali,” terang seorang warga lainnya.

María (bukan nama sebenarnya) adalah salah seorang warga Kosta Rika yang menikah dengan pendatang asal Cina dengan imbalan uang. (BBC)

Maria, misalnya, menikah tanpa pergi jauh dari rumahnya. Dia hanya masuk ke dalam sebuah mobil, menandatangani akta pernikahan, dan menerima 100.000 colone dengan janji bahwa dia akan segera diceraikan.

Perempuan tersebut mengaku itu saja penjelasan yang dia terima.

“Mereka menunjukkan sebuah foto pria Cina dan berkata kepada saya, ‘Nona Maria, kamu akan menikah dengann pria Cina ini’,” jelasnya, menirukan penjelasan yang dia terima.

Orang yang memberi Maria uang ternyata menepati janjinya.

Beberapa waktu kemudian, dia datang membawa dokumen perceraian.

Selang sekian tahun kemudian, Maria kembali menikahi warga Cina lainnya demi uang.

Begitu pula putri-putrinya, dan teman hidupnya.

Pasar gelap

Pemerintah Kosta Rika mengatakan kasus Maria adalah bagian dari masalah serius yang sulit ditentukan seberapa luas skalanya.

Wakil Jaksa Negara, Guillermo Fernández, mengklaim pihaknya sedang melakukan investigasi terhadap lebih dari 1.000 kasus dugaan pernikahan palsu.

Fernandez khawatir jumlah kasus itu sebenarnya hanyalah “puncak dari gunung es”.

Direktur badan imigrasi Kosta Rika, Gisela Yockchen, menyebut adanya “pasar gelap” pernikahan palsu yang dikelola jaringan kriminal setempat.

Menurutnya, “mafia-mafia” ini beroperasi dengan beragam cara, seperti mencuri identitas seseorang untuk dimasukkan dalam proses administrasi pernikahan dengan orang asing yang mencari status kependudukan atau kewarganegaraan.

Korban modus kejahatan ini, kata Yockchen, baru mengetahui bahwa mereka menjadi korban setelah mendapati status kependudukan mereka berubah dari ‘lajang’ menjadi ‘menikah’.

Dalam kasus-kasus lain, sejumlah orang yang tahu bahwa mereka terlibat dalam pernikahan palsu demi mendapatkan uang tidak segera mendapat akta cerai.

Konsekuensinya, status mereka tetap menikah dengan orang yang tidak mereka ketahui ada di mana dan bagaimana mencarinya.

Yockchen mengungkap bahwa orang asing juga sering kali menjadi korban.

Sebuah dokumen resmi yang dilihat BBC menunjukkan seorang warga Cina—yang tidak bisa berbahasa Spanyol—menandatangani dokumen yang dia kira formulir pengajuan kependudukan tapi nyatanya akta pernikahan.

Kawasan Pecinan di San Jose, ibu kota Kosta Rika. (BBC)

Aturan lebih ketat

Yockhen mengatakan bahwa dalam aturan imigrasi yang lebih ketat pada 2010, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini.

Melalui aturan itu, notaris dan pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam pembuatan pernikahan palsu dapat dihukum hingga 5 tahun penjara.

Sejak saat itu, status penduduk permanen tidak lagi diberikan secara otomatis kepada warga asing yang menikah dengan warga Kosta Rika.

Warga asing masih bisa mengajukan lamaran izin tinggal setelah menikah dengan warga Kosta Rika dan mendaftarkan akta pernikahan mereka di Catatan Sipil.

Namun, izin yang diberikan terbatas hanya satu tahun.

Izin tersebut dapat diperpanjang setiap tahun jika pasangan tersebut memberikan bukti bahwa mereka hidup bersama sebagai suami-istri.

Setelah tiga tahun, suami atau istri yang berasal dari luar negeri bisa melamar warga tetap.

‘Pintu masuk ke AS’

Sebagian besar warga Cina yang bermigrasi ke Kosta Rika berasal dari Provinsi Guangdong, menurut Alonso Rodríguez yang telah melakoni penelitian soal pernikahan palsu.

Mereka memilih Kosta Rika karena, sebagaimana dituturkan Rodriguez, negara tersebut punya kebijakan imigrasi yang ramah kepada pendatang dan memiliki reputasi sebagai negara yang relatif aman.

Ada pula sejarah panjang imigrasi Cina ke Kosta Rika.

Warga Cina pertama kali datang ke negara ini pada 1855 untuk bekerja di perkebunan.

Meski demikian, tujuan akhir warga Cina masa kini tidak serta-merta Kosta Rika.

“Banyak kemudian yang menjadikannya sebagai pintu masuk ke Amerika Serikat,” jelas Rodriguez.

Li Zhong datang ke Kosta Rika untuk penghidupan yang lebih baik. (BBC)
Kalaupun mereka tinggal di Kosta Rika, mereka kerap membuka usaha kecil menengah.

“Mereka beradaptasi sangat baik dengan cara kehidupan di sini,” ujarnya.

Li Zhong adalah salah seorang yang telah bermukim di Kosta Rika dan mengelola sebuah toko kelontong di San Jose.

Ketika ditanya bagaimana dia bisa datang ke Kosta Rika, dia mengaku “membebaskan diri dari Panama”.

Setelah mengalami “masalah” dengan aparat di Panama, dia pindah ke Kosta Rika. Putranya kemudian ikut bergabung dan membuka toko sendiri.

Saat topik mengenai pernikahan palsu mengemuka, Li mencoba berkelit. Namun dia mengenal banyak pasangan Cina-Kosta Rika.

Dia berkelakar bahwa pernikahan antara pria Cina dan perempuan Kosta Rika terbukti lebih mudah ketimbang pernikahan antara pria Kosta Rika dan perempuan Cina.

“Ticon berarti masalah, tica lebih baik,” ujarnya merujuk kata ledekan terhadap warga Kosta Rika.

Seperti banyak warga Cina lainnya, Li punya warga Kosta Rika dalam keluarganya. Hanya saja, dalam kasusnya, dia tidak menikahi pria Kosta Rika, tapi cucunya yang lahir di negara itu.

Sembari mengawasi anak kecil itu berlari di dalam tokonya, Li mengatakan dengan bangga, “Dia adalah tico!”(bbc indonesia)

KH Nawawi Sidogiri: Ilmu Allah Tidak Akan Diperoleh Jika Lelaki dan Wanita Kumpul Dalam Kelas

Kami sowan ke Syaikhina KH.Nawawi bin Abdul Jalil, pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri.

Beliau bertanya apakah di kampus saya sistem pembelajaran nya kumpul antara laki-laki dan perempuan. Saya jawab “nggeh kiai, kumpul “.

Kemudian beliau menanggapi bahwa ilmu Allah tidak akan diberikan jika sistem belajar di kelas seperti itu. Beliau mengutip kisah imam Syafi’i ketika sowan ke kiai waqi’ ; gurunya imam syafii.

قال الامام الشافعي
شَكَوْتُ إلَى وَكِيعٍ سُوءَ حِفْظِي – فَأرْشَدَنِي إلَى تَرْكِ المعَاصي
وَأخْبَرَنِي بأَنَّ العِلْمَ نُورٌ -ونورُ الله لا يهدى لعاصي
Artinya: ” Saya (Imam Syafi’i) mengadu ke kiai waqi’ tentang daya hafalku yang buruk. Kemudian beliau menyarankan saya untuk meninggalkan maksiat. Beliau juga memberitahukan saya bahwa ilmu Adalah cahaya , cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat ”

Dawuhnya Kiai Nawawi, orang mencari ilmu itu harus menjauhi maksiat. Kalau di dalam kelas laki dan wanita kumpul jadi satu itu kan namanya maksiat. Bagaimana mau mendapatkan ilmu.

Pengantin Wanita Pingsan Usai Dipeluk Mantan di Pernikahannya

Sebuah video pernikahan yang beredar di jejaring sosial Instagram kini tengah menjadi perbincangan viral warganet. Dalam video singkat tersebut terlihat pengantin wanita tiba-tiba pingsan usai dipeluk pria yang diduga mantan kekasihnya itu.

Awalnya pria yang mengenakan pakaian biru itu datang ke pelaminan untuk memberikan ucapan selamat ke pasangan pengantin. Pria itu tampak memeluk erat kedua pengantin, sambil sesekali berbincang dengan mempelai wanita.

Ketika pria itu menyalami pengantin, tamu undangan bahkan saling berteriak. Sesaat pria itu hendak turun dari pelaminan, pengantin wanita tiba-tiba jatuh pingsan. Tamu undangan yang berada di pelaminan mendadak sontak membantu mengangkat pengantin wanita ke kursi.

Akun Instagram @sosmedmakassar menyebut bahwa peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Lumbewe, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Dalam keterangan video, akun tersebut menuliskan bahwa video tersebut pertama kali diunggah akun Facebook milik Neny Ziechewe pada Kamis (1/3/2018).

Berikut video pengantin wanita pingsan usai dipeluk mantan.

Buat Para Wanita, Waspadai Kejahatan Pelet Melalui Kenalan di Facebook

Kejadian yang baru menimpa dua remaja putri dari Sukabumi ini bisa menjadi contoh agar kita bisa lebih waspada. Untuk anda para Remaja Putri harus selalu senantiasa bisa berhati-hati berkenalan dengan orang yang baru anda kenal melalui media sosial seperti Facebook.

Ada modus kejahatan baru yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. untuk memanfaatkan kita mereka bahkan tidak sungkan untuk menggunakan Ilmu Pelet seperti yang terjadi pada dua orang Remaja Putri dari Sukabumi ini.

Kasus ini terbongkar ketika adanya dugaan menggunakan ilmu pelet yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi penculikan terhadap dua orang remaja putri oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook, yang berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian.

Pelaku kejahatan pertama yang bernama Elan Hermawan (24thn) alias Yuda atau Olan melakukan aksi pertamanya di Sukabumi, Jawa Barat berhasil menjalankan aksinya dengan membawa kabur seorang Remaja Putri, Sadalah (19thn) siswi yang baru menyelesaikan kelulusan kelas 3 Madrasah Aliyah.

Sadalah merupakan warga dari kampung Batuasih RT 02 RW 016, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Elan berhasil melancarkan aksinya dengan membawa korban S sejak 1 Juni 2015 bulan lalu, upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga S terus dilakukan mulai dari melakukan pemasangan selembaran tentang kehilangan S, hingga melaporkan kepada pihak aparat kepolisian pun juga telah dilakukan.

Ibu korban dari S juga sangat begitu depresi berharap anaknya bisa ditemukan, hingga pada tanggal 26 Juni Pihak Kepolisian berhasil menangkap tersangka Elan ditempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Surade, Sukabumi.

“Ketika tersangka ditangkap, korban ada bersama dengan pelaku, diduga sejak ramai diberitakan kehilangan S ini korban bersama pelaku bersembunyi disini. Informasi didapatkan setelah Pihak Kepolisian berhasil mendapatkan informasi dari pemuda setempat yang mengatakan bahwa orang yang sedang dicari berada disana,” Ujar Kanit Reskrim Polsek Cibadak AKP Deni Irwansyah.

Elan yang sekarang menghuni ruang tahanan Mapolsek Cibadak di Sukabumi mengaku berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook dan mengajaknya keluar hingga akhirnya saya bawa kabur.

Jadi selama dia membawa korban S dia tinggal bersama kakak ibunya (uwa) bersamaan. disinilah Pelaku menggunakan ilmu pelet untuk melancarkan aksinya dengan mengguna-gunai si korban untuk melakukan perbuatan yang tidak senonoh.

Ilmu Pelet yang sudah terlanjur terkena kepada korban S ini tidak hilang begitu saja ketika telah kembali kepada orangtua nya, dia malah sama sekali tidak kenal dengan kedua orang tuanya dan malah memilih ingin bersama dengan pelaku ikut didalam sel.

Orangtua korban lantas memanggil Kiai setempat untuk membantu menyadarkan anak nya dengan melakukan rukyah. hingga akhirnya korban sadar dari pelet tersebut dia menceritakan bahwa selama dia diculik oleh Elan dia disuruh menghirup kemenyan yang dibakar dan dimandikan dengan 7 air sumur oleh pelaku.

Lanjut ke kejadian berikutnya yang juga menimpa salah satu gadis remaja di Sukabumi juga.kita sebut saja ZA (16thn), salah satu siswi dari SMA Muhammadiyah Purbalinga ini dibawa kabur juga oleh seorang pria yang baru dikenalnya juga melalui media sosial Facebook.

Pelaku yang bernama Wawan Riyansyah alias Andrew Kristian Yohanes (20thn) ini berhasil memancing korban keluar untuk ketemuan hingga dibawa kabur oleh pelaku.

Ayah ZA langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terkait hilang nya anak nya tersebut sejak 15 Mei 2015, dan setelah dicari-cari akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada tanggal 27 Juni 2015.

Selama dibawah kabur oleh pelaku, ZA merasakan dirinya sama sekali tidak berdaya dan kayak seperti seorang yang sedang dihipnotis gitu. dia juga mengatakan dirinya sangat ketakutan karena pelaku mengancam akan membunuhnya. Selama dalam pelarian yang dilakukan oleh pelaku dia juga tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun, Ujar Ayah korban.

ZA berhasil dibawa kabur Wawan hingga keluar daerah, perjalanan pertama dari Purbalingga ke Purwokerto, kemudian Yogyakarta, Surabaya, Malang, Pasuruan, Solo, hingga sampai ke Bandung. Selama pelarian wawan mengungkap kan dia bekerja sebagai serabutan mulai dari tukang cuci mobil sampai bekerja ditempat warung bakso.

“Anak saya menceritakan kepada saya dia tidur di emperan toko, ditaman, kadang dimasjid atau musala, ujar sang ayah dari ZA.”

Pihak kepolisian sampai sekarang masih mempelajari kasus wawan ini karena diketahui pelaku masih mempunyai kenalan kenalan wanita cantik lainnya dan terus membongkar pelaku kejahatan lainnya yang menggunakan Ilmu Pelet untuk memperdayai para korban gadis remaja yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Hati-hati dalam mencari teman di facebook, agar hal ini tidak terjadi.

Sesungguhnya Ilmu Pelet Adalah Haram dan Bentuk Kesyirikan
Pelet dan susuk adalah solusi yang telah dicoba oleh beberapa orang untuk membuat wanita yang mereka sukai menjadi jatuh cinta kepadanya. Tips cinta ini katanya telah terbukti dan bisa dihandalkan.

Ilmu pelet pemikat hati wanita ini juga bisa dipakai saat ikut casting sinetron dan iklan agar bisa terpilih menjadi bintang di kemudian hari. Lihat bagaimana penuturan orang yang mengenakan pelet dari seorang dukun berikut ini:

“Awalnya saya takut mau pasang susuk,tetapi setelah saya konsultasi panjang lebar problem yang saya alami saat ini dengan pak Supri,saya jadi mantap,karena saya di beri penjelasan tentang kasiat dan manfaat setelah menggunakan susuk. Dan alhamdulilah puji tuhan pacar saya yang tadinya sudah berpaling dengan saya,setelah saya pasang susuk di tempat pak supri. Kurang dari satu bulan pacar saya kembali lagi ke saya.Anehnya dia semakin lengket seperti kena pellet saja,aku jadi heran sendiri sepertinya dia takut kalau kehilangan saya,saya ucapkan trimakasih pada pak supri yang telah berkenan membantu.salam sukses selalu thx….”

Kesyirikan pada Susuk dan Pelet
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
“Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan pelet adalah syirik” (HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Tiwalah yang dimaksud dalam hadits ini adalah sesuatu yang dibuat dan diklaim bisa membuat perempuan lengket pada suami dan sebaliknya (Lihat Kitab Tauhid, Syaikh Muhammad At Tamimi).

Jadi bisa saja tiwalah itu berupa pelet, jimat, susuk, dan bulu perindu. Namun sebagian ulama mengatakan bahwa tiwalah yang dimaksud adalah jika berasal dari sihir (Lihat Syarh Kitab Tauhid, hal. 62).

Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa tiwalah ini diperoleh dari jalan sihir (Fathul Bari, 10: 196). Sehingga jika pemikat hati atau pemikat cinta berupa susuk, jimat dan bulu perindu, maka termasuk dalam kategori tamimah (jimat-jimat). Dan jimat-jimat itu terlarang sebagaimana telah disebutkan pula dalam hadits di atas.

Memakai pelet termasuk syirik karena di dalamnya ada keyakinan untuk menolak bahaya dan mendatangkan manfaat dari selain Allah Ta’ala (Lihat Fathul Majid, 139). Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berkata,

“Tiwalah tergolong syirik karena tiwalah bukanlah sebab syar’i (yang didukung dalil) dan bukan pula sebab qodari (yang dibuktikan melalui eksperimen).”

Kisah Seorang Pria yang Membantu Menenangkan Wanita Menenangkan Anak-anaknya Saat di dalam Pesawat

Tentunya banyak diantara kita pernah menjumpai anak-anak yang menjerit selama penerbangan pesawat.

Sedangkan kebanyakan orang mungkin menganggap jeritan anak-anak di pesawat adalah suatu hal yang menjengkelkan dan membuat mereka merasa terganggu.

Tapi hal ini tidak berlaku bagi Todd Walker yang justru menunjukkan kemurahan hatinya dengan membantu menenangkan anak-anak Rudeen ketika mereka sedang tantrum.

Jessica Rudeen, seorang ibu berusia 34 tahun dari Bentoville, Arkansas, membawa dua anaknya dalam penerbangan American Airlines ke Wilmington, North Carolina.

Kepada INSIDER, Rudeen mengatakan jika ia mengalami beberapa masalah ketika dia pergi melalui pemeriksaan keamanan di bandara.

Alhasil, ia tidak memiliki waktu untuk memberi makan bayinya yang kini berusia empat bulan, Alexander sebelum akhirnya naik pesawat.

Alexander mulai berteriak dalam pelukannya saat mereka berjalan menuju pesawat.

Dan ketika mereka telah tiba di dalam pesawat, putri Rudeen yang berusia tiga tahun, Caroline juga mulai menangis.

“Begitu saya memintanya untuk duduk, ia mulai gugup dan merasa ketakutan. Dan itu berubah menjadi kekacauan”, kata Rudeen kepada INSIDER.

“Saya mencoba melakukan semua yang saya bisa untuk meyakinkan dia agar tetap tenang dan duduk. Tapi dia tidak mendengarkannya dan terus berteriak ‘saya tidak ingin pergi, saya ingin turun dari pesawat”’.

Todd Walker mencoba menenangkan Caroline

Sementara Alexander dan Caroline terus menangis, pria yang duduk di sampingnya itu menawarkan bantuan untuk menggendong bayinya.

Todd Walker (51) bekerja di sebuah perusahaan kayu di Kansas City dan melakukan perjalanan ke Wilmington untuk melakukan kunjungan kerja.

“Sejujurnya aku tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, tapi aku melihat ibu ini kebingungan karena anak-anaknya lelah, marah dan stres ketika di pesawat”, kata Todd kepada INSIDER.

Alih-alih merasa terganggu dan jengkel, Todd justru bertanya “Bolehkah aku menggendong si kecil itu?”.

Sementara Todd menggendong Alexander, Rudeen menggunakan kesempatan itu untuk menempatkan Caroline duduk di kursinya dan mengikatkan sabuk pengamannya.

Rudeen kemudian memutarkan film kesukaan Caroline, Troll.

Tak lama setelah itu, Caroline berhenti menjerit dan menangis.

Todd kembali menyerahkan Alexander kepada Rudeen agar ia bisa memberinya makan, dan bayi itu juga akan segera tenang.

Sebelum pesawat mendarat, Todd menyadari jika ia berada di penerbangan yang sama dengan Rudeen.

Todd pun membantu Rudeen dan anak-anaknya keluar dari pesawat.

Todd Walker membantu Caroline keluar dari pesawat

Setelah mereka turun dari pesawat, Rudeen sangat tersentuh oleh kebaikan Todd.

Sehingga dia menulis cerita tentang pertemuan itu di laman Facebooknya pada 14 April 2018.

Awalnya, Rudeen berbagi cerita di Facebook itu karena ia berharap bisa menemukan kembali Todd Walker dan bisa tetap berhubungan dengannya.

Yang mengejutkan, postingan di Facebooknya itu kemudian menjadi viral dengan ribuan reaksi dan komentar hanya dalam waktu tiga jam setelah ia membagikan postingan itu.

Sampai berita ini diturunkan, postingan itu telah mendapatkan 17 ribu like, 2 ribu komen dan 8 ribu dibagikan.

Baik Rudeen maupun Todd tidak pernah berharap jika kisah mereka akan menjadi viral.

Karena keduanya hanya ingin menunjukkan jika kebaikan itu masih ada dimana-mana.(*)

Wanita Ini Lahirkan Anaknya Sendirian di Hotel dan hanya Mengandalkan Video Tutorial di YouTube

Seorang wanita hamil terpaksa menggunakan video tutorial di YouTube untuk melahirkan anaknya sendiri di sebuah kamar hotel di Turki.

Dilansir Tribunnews.com dari Independent pada Selasa (1/5/2018), Tia Freeman berpergian dari Amerika Serikat ke Jerman untuk pergi berlibur.

Ia mulai mengalami kontraksi ketika dia mendarat di Istanbul pada pertengahan Maret yang lalu.

Pada awalnya menganggap kontraksi tersebut adalah efek dari keracunan makanan pesawat.

Ketika dia menjalani bea cukai, dia menyadari bahwa ia akan melahirkan.

Freeman adalah seorang spesialis komputer di Angkatan Udara AS.

Ia mengungkapkan pengalamannya ini melalui akun Twitter pribadinya yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Bertekad untuk tidak melahirkan di bandara, Freeman berhasil ke kamar hotelnya dan mulai mencari video tutorial melahirkan di YouTube untuk cara terbaik ia melahirkan bayinya.

Ia mengisi bathtub kamar mandi dengan air hangat dan meraih dua handuk.

Satu untuk digigitu dan satu untuk membungkus bayinya.

Ia pun mulai mendorong kontraksi yang mulai terjadi setiap menit.

Setelah lima atau enam kali mendorong, bayinya pun mulai muncul keluar dan mengapung di atas air.

Setelah memeriksa jenis kelamin bayinya yang baru lahir, dia pun kemudian mencari di Google tentang cara memotong tali pusar tanpa alat apapun selain pisau.

Menggunakan tali sepatu yang sudah disterilkan sebagai klem, ia berhasil memotong tali pusar sebelum akhirnya ia merasa kelelahan.

Setelah membersihkan kamar mandi, ia langsung menyusui bayi baru lahirnya tersebut dan tidur.

Sang anak (Independent)

Bangun pada keesikan harinya, ia menuju ke bandara untuk mencari tahu bagaimana dia bisa meninggalkan negara itu dengan seorang bayi yang baru lahir.

Setelah meyakinkan staf polisi setetmpat dan staf Turkish Airlines soal kisahnya, organisasi media lokal diberi informasi dan dia menjadi berita utama di negara tersebut.

Freeman akhirnya dibawa ke Konsulat AS di Istanbul, di mana dia mengajukan akta dan paspor untuk anaknya yang ia beri nama Xavier Ata Freeman.

Setelah dibawa ke rumah sakit, hampir 24 jam setelah melahirkan, ia diberi fasilitas dan menghabiskan dua minggu di Istanbul yang dibayar penuh oleh Turkish Airlines.

Freeman akhirnya terbang kembali ke Nashville, kampung halamannya pada akhir Maret.

Freeman dan anaknya (Independent)

Freeman mengatakan bahwa keluarganya pun juga merasa terkejut.

“Tidak ada yang tahu,” ungkap Freeman.

“Tapi mereka semua sangat bersemangat. Ini cucu pertama orangtuaku dan dia membuat generasi kelima yang hidup di sisi ibuku,”

“Begitu saya terbang kembali, mereka semua datang berkunjung, membawa hadiah dan memanjakan Xavier. Mereka tahu sekitar empat hari setelah melahirkannya, ketika saya masih di Istanbul. Jadi tentu saja mereka menelepon setiap hari, ingin berbicara kepadanya dan melihat gambar serta video dan memeriksa keadaan kami, memastikan kami baik-baik saja,” tambahnya.

Mengingat momen melahirkan anaknya tersebut, Freeman mengatakan meskipun berisiko, mungkin dia akan mengambil cara yang sama jika harus mengulang lagi.

“Pengalaman itu sangat mengajari saya. Saya belajar bagaimana menjadi pandai dan tenang di bawah tekanan. Saya mampu mengikat satu lawan satu dengan putra saya dari nafas pertamanya,”

“Saya bersyukur bahwa semuanya berjalan lancar dan saya bisa melahirkan bayi yang sehat,”

“Saya tahu semua orang tidak selalu beruntung, tapi aku menghargai pengalaman itu dan semoga akan berpikir ini adalah cerita yang luar biasa ketika dia sudah dewasa,”

Banyak orang yang bertanya, mengapa Freeman tidak pergi ke rumah sakit.

“Tidak banyak orang yang bisa bicara Bahasa Inggris yang saya temui di sana pada awalnya,” ungkapnya.

“Dan saya tidak tahu nomor darurat di negara itu, juga tidak tahu bagaimana asuransi saya akan bekerja di luar negeri, jadi saya memutuskan untuk melakukannya sendiri,”

Meskipun kelahiran yang dilakukan Freeman sukses, Royal College of Midwives (RCM), menyarankan untuk wanita tidak melahirkan sendiri.

“Sementara, RCM mengakui bahwa setiap wanita memiliki hak untuk melahirkan tanpa bantuan profesional, ada risiko potensial bagi ibu dan bayi untuk alasan itu RCM sangat tidak menyarankan wanita melahirkan sendiri dan tanpa dukungan profesional atau bantuan medis yang terampil,” kata juru bicara RCM.

“RCM juga percaya bahwa semakin banyak kami mengembangkan layanan bersalin yang memungkinkan wanita untuk memercayai bidan mereka, semakin kecil kemungkinan wanita memilih untuk melahirkan tanpa kehadiran bidan,”

Kisah Freeman ini sendiri pun mendapatkan reaksi yang luar biasa dari para netizen lainnya.

Pengemudi Ojek “Online” Wanita Dipaksa “Squat Jump” Saat Demo di DPR, Pelaku Minta Maaf

Beredar video yang menampilkan seorang wanita yang merupakan pengemudi ojek online Gojek melakukan squat jump di antara pengemudi lainnya saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI pada Senin (23/4/2018). Sejumlah pengemudi ojek online disebut melakukan sweeping terhadap rekan mereka yang tetap mengangkut penumpang saat demo berlangsung. Video tersebut salah satunya diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Restuningsih Wiwi. Video tersebut telah lebih dari 200 kali dibagikan. Dalam video tersebut terlihat seorang pengemudi wanita lain berjaket Grab mengawasi dan berteriak kepada pengemudi wanita berkerudung cokelat yang tengah melakukan squat jump. Korban persekusi tersebut kedapatan mengantarkan penumpang saat demo berlangsung. Usai melakukan squat jump, wanita tersebut diperbolehkan pergi dari kerumunan driver, namun wanita berjaket Grab itu masih terus meneriakinya. Pelaku minta maaf Setelah video tersebut viral, pada Selasa (24/4/2018), akun instagram @dramaojol.id mengunggah foto dan video permintaan maaf seorang pengemudi ojek online wanita atas peristiwa persekusi tersebut. Ia adalah Anne, wanita berjaket Grab yang meminta pengemudi ojek lain melakukan squat jump karena tetap mengantarkan penumpang saat demo berlangsung. “Dengan ini saya menyatakan penyesalan yang sangat dalam atas kejadian tanggal 23 April 2018 di lokasi gedung MPR dengan mitra Gojek. Saya sangat menyesal dengan kejadian ini dan tidak akan mengulangi lagi kepada seluruh rekan-rekan Gojek di seluruh Indonesia. Dan saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas perkataan dan tindakan spontan saya,” ujar Anne sambil membaca surat permintaan maaf yang turut diunggah di akun Instagram @dramaojol.id. Sejumlah massa ojek online berunjuk rasa saat demo di depan Gedung DPR/MPR RI untuk berunjuk rasa menyampaikan aspirasinya, Senin (23/4/2018). Dalam demo ini para pengemudi ojek online menuntut kenaikan tarif, Pengakuan legal, dan perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI) Surat permintaan maaf tersebut dibuat pada tanggal 24 April 2018. Diatas surat permintaan maaf Anne membubuhkan tandatangannya di atas materai 6.000. Menanggapi hal ini, pihak Grab mengaku telah mengetahui kejadian tersebut. “Kami mengetahui kejadian tersebut dan akan menindak sesuai dengan kode etik mitra pengemudi,” ujar Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar saat dihubungi, Rabu, (25/4/2018). Baca juga : Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR Meski demikian, Mediko masih melakukan penelusuran apakah benar pengemudi tersebut merupakan mitra resmi Grab. Menurut Mediko, pihaknya masih kesulitan menemukan plat nomor dan identitas pengemudi. “Kami akan cek. Tapi Biasanya kalau seperti itu sesuai dengan kode etik kami akan lakulan suspend. Nanti saya cek dulu apakah dilakukan suspend sementara atau permanen,” lanjutnya. Sejumlah massa ojek online berunjuk rasa saat demo di depan Gedung DPR/MPR RI untuk berunjuk rasa menyampaikan aspirasinya, Senin (23/4/2018). Dalam demo ini para pengemudi ojek online menuntut kenaikan tarif, Pengakuan legal, dan perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI) Menurutnya, sebelum menjadi mitra Grab, para pengemudi ini sudah dijelaskan mengenai kode etik dalam bekerja termasuk larangan berlaku provokatif. “Mereka sudah menandatangani perjanjian soal kode etik itu pada saat kontrak. Ini juga untuk menjaga kualitas layanan kami,” sebutnya. Sementara itu, Humas PT Gojek Indonesia Rindu Ragillia akan melakukan pengecekan. “Saya coba cek dengan tim, jika ada update kami kabari,” ujar Rindu ketika dihubungi, Rabu.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Viral Pengemudi Ojek “Online” Wanita Dipaksa “Squat Jump” Saat Demo di DPR, Pelaku Minta Maaf”, https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/25/15065091/viral-pengemudi-ojek-online-wanita-dipaksa-squat-jump-saat-demo-di-dpr.
Penulis : Sherly Puspita
Editor : Dian Maharani

Cewek 13 Tahun Hamil, Usia 17 Tahun Punya 2 Anak , Di-bully Habis-habisan, tapi Akhirnya Tak Terduga

Perempuan ini bagikan kisahnya saat hamil di usia remaja, jadi viral.

Jadi ibu di usia muda bukan hal yang mudah bagi perempuan.

Apalagi, jika kondisi tersebut bertambah karena adanya tekanan dari orang-orang disekitar.

Hal tersebut juga dialami oleh seorang perempuan bernama Joanna Marie Balase Reyes.

Melalui situs Kami, Joanna membagikan perjuangannya jadi ibu muda.

Kejadian tersebut berawal saat Joanna hamil di usia 13 tahun.

Reyes Joanna Marie Balase Reyes dan ibunya (Facebook/Joanna Marie Balase)

Hal tersebut membuat Joanna sempat kaget mengingat saat itu dirinya masih duduk di bangku sekolah.

Di usianya yang ke-14 tahun, Joanna sudah melahirkan seorang anak.

Kondisi tersebut membuatnya mendapat banyak cacian dari publik.

Ia mengalami masa-masa sulit saat baru saja menyandang status ibu.

Tapi, ternyata, perjuangan Joanna tak sampai di situ saja.

Saat Joanna berusia 16 tahun, dirinya hamil bayi kedua.

Dirinya melahirkan anak kedua saat usianya 17 tahun.


Joanna punya 2 anak di usia 17 tahun (Facebook/Joanna Marie Balase Reyes )

Joanna mengaku bahwa perjalanannya jadi ibu tak berjalan mudah.

Dia kerap dicaci dan dihakimi karena jadi ibu 2 anak di usia remaja.

Apalagi saat itu dirinya harus tetap melanjutkan sekolahnya.

Joanna menyadari bahwa dirinya membuat kesalah di masa lalu.

Di lain sisi, ia juga bangga dan mencintai anak-anaknya.

Jika diberi kesempatan untuk kembali ke masa lalu, Joanna memilih untuk tidak punya anak dulu.

Joanna mendapat banyak caciaan karena jadi ibu muda

Namun, kini dirinya sudah punya buah hati yang sangat berharga dan tak mau menukarnya dengan apapun.

Joanna menjadikan hinaan yang ia terima jadi penyemangatnya.

Akhirnya, Joanna bisa membuktikan bahwa semua komentar orang adalah salah.

Meski jadi ibu di usia muda, Joanna tetap bisa lulus sekolah.

Ia mengunggah foto wisuda memakai toga warna putih dan menulis di postingan Facebook, “Buktikan mereka salah”.

 

Joanna sadar dirinya masih punya jalan panjang dan harus menlanjutkan kuliah.

Namun, kelulusannya jadi langkah besar untuk menuju ke sana.

Meski jadi ibu di usia remaja kerap dipandang sebelah mata, Joanna membuktikan dirinya punya peluang untuk berhasil.